Kambewe: Kuliner Jagung Khas Muna yang Jadi Simbol Kebersamaan

  • 15 Apr 2026 14:49 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kambewe merupakan olahan berbahan dasar jagung yang telah lama menjadi makanan khas masyarakat Muna dan Buton. Hidangan ini umumnya dibuat dari jagung muda yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan bahan sederhana seperti kelapa parut dan gula merah sebelum dikukus menggunakan pembungkus kulit jagung.

Secara tradisional, kambewe tidak hanya berfungsi sebagai makanan biasa, tetapi juga berkaitan erat dengan pola hidup masyarakat agraris. Saat musim panen jagung tiba, kambewe kerap dijadikan hidangan utama karena bahan bakunya mudah diperoleh dari hasil kebun sendiri.

Dalam perkembangannya, kambewe memiliki beberapa variasi. Ada kambewe dengan campuran gula merah yang menghasilkan rasa manis, serta kambewe tanpa campuran gula yang lebih sederhana dan biasanya disantap bersama lauk seperti ikan atau kuah khas daerah. Di beberapa wilayah Buton, kambewe juga dikenal dalam bentuk olahan jagung tua yang berfungsi sebagai alternatif makanan pokok pengganti nasi.

Dikutip dari laporan Antara (2023), jagung menjadi salah satu komoditas pangan penting di wilayah Sulawesi Tenggara dan berperan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat, termasuk melalui berbagai olahan tradisional seperti kambewe.

Tidak hanya dari segi rasa, kambewe juga mengandung nilai budaya yang kuat. Makanan ini kerap disajikan dalam berbagai momen kebersamaan, seperti acara keluarga maupun perayaan tertentu. Dalam tradisi masyarakat Buton, kambewe menjadi simbol kebersamaan dan berbagi, karena sering disajikan kepada tamu dalam suatu acara.

Cita rasa kambewe yang khas, perpaduan manis dari jagung dan gurih dari kelapa, menjadikannya tetap diminati hingga saat ini. Biasanya, makanan ini disantap bersama sambal atau kuah ikan untuk menambah kelezatan.

Keberadaan kambewe menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang mencerminkan kehidupan, kebersamaan, dan kearifan lokal masyarakat Muna dan Buton. Oleh karena itu, pelestarian makanan khas seperti kambewe menjadi penting agar nilai-nilai budaya tersebut tetap terjaga di tengah arus modernisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....