Musim Kemarau, Waspadai Paparan Debu

  • 28 Agt 2026 07:56 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Masyarakat perlu meningkatkan perhatian terhadap kesehatan selama puncak musim kemarau. Selain suhu yang lebih panas dan berkurangnya curah hujan, kondisi kering juga dapat meningkatkan paparan debu dan partikel di udara yang berisiko mengganggu kesehatan pernapasan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia berlangsung pada Juli hingga September 2026. Agustus menjadi periode puncak kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia.

Kondisi udara yang kering membuat debu lebih mudah beterbangan, terutama di jalan, lingkungan permukiman, maupun lokasi yang banyak memiliki aktivitas kendaraan. Menurut laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa partikulat seperti PM10 dapat berasal dari debu jalanan, sementara partikulat yang lebih halus dapat masuk lebih jauh ke dalam sistem pernapasan.

Dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI mengingatkan, paparan polutan dan debu dapat menyebabkan iritasi mata serta saluran pernapasan. Paparan polusi udara juga perlu menjadi perhatian khusus bagi anak-anak karena sistem pernapasan dan perkembangan mereka masih berlangsung.

Sementara itu, lansia juga termasuk kelompok yang membutuhkan perlindungan lebih. Kemenkes menyebut paparan polutan dapat memperberat gangguan paru maupun memicu gangguan kesehatan lainnya pada kelompok usia lanjut.

Untuk mengurangi paparan debu dan polusi, masyarakat disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker saat berada di lingkungan berdebu juga dapat membantu mengurangi paparan partikel yang terhirup.

Masyarakat juga perlu menjaga kebersihan lingkungan, memperbanyak konsumsi air putih dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Bagi anak-anak dan lansia, aktivitas di luar rumah sebaiknya disesuaikan dengan kondisi udara dan lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....