13 Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Freezer, Ini Penjelasan Ahlinya

  • 21 Jul 2026 10:19 WIB
  •  Kendari
Poin Utama
  • Freezer adalah cara praktis memperpanjang masa simpan makanan, tetapi tidak semua jenis makanan cocok disimpan pada suhu beku.
  • Makanan dengan kandungan air tinggi atau berbentuk emulsi seperti mayones dan produk susu paling sering terkena dampak negatif dari pembekuan.
  • Ketika air dalam makanan membeku, volumenya akan mengembang dan dapat merusak struktur sel, mengubah tekstur, rasa, dan kualitas makanan setelah dicairkan kembali.

RRI.CO.ID, Kendari - Freezer menjadi salah satu cara praktis untuk memperpanjang masa simpan makanan. Namun, tidak semua jenis makanan cocok disimpan di suhu beku. Beberapa bahan justru dapat mengalami perubahan tekstur, rasa, hingga kualitas setelah dicairkan kembali.

Berdasarkan rekomendasi kesehatan yang dirangkum RRI dari Simply Recipes, pembekuan paling sering memengaruhi makanan yang memiliki kandungan air tinggi atau berbentuk emulsi, seperti mayones dan produk susu. Saat air di dalam makanan membeku, volumenya akan mengembang sehingga dapat merusak struktur sel dan mengubah teksturnya.

Profesor di South Dakota State University sekaligus anggota Institute of Food Technologists, Kasiviswanathan Muthukumarappan, menjelaskan bahwa pembekuan memang merupakan cara yang baik untuk mengawetkan makanan, tetapi tidak semua bahan pangan mampu mempertahankan kualitasnya saat disimpan di dalam freezer.

Berikut 13 jenis makanan yang sebaiknya tidak disimpan di freezer beserta alasannya:

  1. Selada dan sayuran hijau seperti bayam, arugula, dan selada karena akan menjadi layu dan lembek setelah dicairkan.
  2. Telur utuh dalam cangkang, sebab cairannya mengembang saat membeku dan dapat membuat cangkang retak.
  3. Makanan berbahan dasar telur seperti custard dan meringue yang teksturnya berubah menjadi kenyal atau berair.
  4. Mayones dan saus berbasis mayones karena minyak dan airnya akan terpisah setelah dibekukan.
  5. Buah dengan kandungan air tinggi, seperti semangka dan jeruk, yang akan kehilangan tekstur segarnya.
  6. Pasta yang sudah dimasak karena cenderung menjadi lembek setelah dicairkan.
  7. Produk susu bertekstur krim, seperti yogurt, susu, sour cream, dan cream cheese, yang mengalami perubahan tekstur.
  8. Keju lunak, seperti ricotta dan brie, yang menjadi berbutir setelah dibekukan.
  9. Kentang mentah, karena dapat berubah warna, berair, dan kehilangan teksturnya.
  10. Mentimun, yang akan kehilangan kerenyahan akibat kandungan airnya yang tinggi.
  11. Makanan gorengan, seperti ayam goreng dan kentang goreng, karena akan kehilangan tekstur renyahnya.
  12. Rempah segar, misalnya basil dan peterseli, yang aroma dan teksturnya berkurang setelah dibekukan.
  13. Minuman bersoda, karena cairan yang membeku dapat mengembang hingga berisiko membuat botol atau kaleng pecah.

Selain itu, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Theresa Gentile, menyarankan agar masyarakat memahami karakteristik setiap bahan makanan sebelum membekukannya. Dengan cara tersebut, kualitas rasa, tekstur, dan kandungan gizi makanan dapat tetap terjaga.

Sebelum menyimpan bahan makanan di freezer, pastikan bahan tersebut memang aman untuk dibekukan. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga kualitas makanan sekaligus mengurangi risiko makanan terbuang akibat perubahan tekstur maupun cita rasa.

Sumber: Simply Recipes, 13 Foods You Should Never Freeze, According to Experts (14 Juli 2026).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....