Konsumsi Makanan Instan Berlebihan Picu Risiko Kesehatan
- 29 Apr 2026 20:43 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kendari — Makanan instan menjadi pilihan cepat di tengah kesibukan sehari-hari. Proses penyajian yang mudah serta rasa yang beragam membuat jenis makanan ini semakin digemari, terutama oleh kalangan mahasiswa dan pekerja.
Dikutip dari berita Kemenkes RI. 2023, dibalik kepraktisannya, makanan instan menyimpan sejumlah risiko bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Kandungan natrium yang tinggi dapat memicu peningkatan tekanan darah, sementara kadar lemak dan bahan tambahan lainnya berpotensi memengaruhi fungsi tubuh dalam jangka panjang (Kemenkes RI, 2023).
Dikutip dari Alodokter bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan instan secara terus-menerus juga membuat asupan gizi menjadi tidak seimbang. Tubuh cenderung kekurangan serat, vitamin, dan mineral yang seharusnya diperoleh dari makanan segar seperti sayur dan buah.
Dalam jangka panjang, pola makan seperti ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular, seperti hipertensi, obesitas, hingga gangguan jantung. Selain itu, tingginya kadar garam dalam tubuh juga dapat menyebabkan penumpukan cairan yang berdampak pada kondisi fisik secara keseluruhan (Hello Sehat, 2024).
Meski demikian, makanan instan tidak sepenuhnya harus dihindari. Konsumsi tetap dapat dilakukan selama dibatasi dan diimbangi dengan pola makan sehat serta gaya hidup aktif.
Kesadaran dalam memilih makanan menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan. Pola makan yang seimbang, disertai aktivitas fisik yang cukup, dapat membantu tubuh tetap dalam kondisi optimal meskipun di tengah gaya hidup yang serba cepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....