Mengubah Momok Matematika Menjadi Menyenangkan lewat Media Interaktif

  • 21 Agt 2026 19:26 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Bagi sebagian besar anak-anak, matematika kerap dianggap sebagai mata pelajaran yang menakutkan dan sulit dipahami. Konsep angka yang abstrak dan rutinitas menghafal, seperti tabel perkalian, sering kali membuat anak-anak di usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga sekolah dasar merasa tertekan.

Namun, seiring dengan perkembangan teknologi pendidikan, pendekatan tradisional yang kaku kini mulai bergeser ke arah pemanfaatan media interaktif digital yang jauh lebih menyenangkan dan ramah anak.

Penggunaan media visual, seperti video animasi edukatif dan aplikasi kuis interaktif, terbukti mampu merangsang minat belajar anak secara signifikan. Mengutip dari ensiklopedia daring Wikipedia pada artikel tentang Gamifikasi (Gamification), disebutkan bahwa penerapan elemen-elemen desain permainan ke dalam konteks non-permainan dapat secara efektif meningkatkan keterlibatan, fokus, dan motivasi penggunanya.

Dalam konteks pendidikan, saat anak-anak merasa seperti sedang bermain, otak mereka sebenarnya sedang menyerap informasi dengan tingkat retensi yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode membaca buku konvensional.

Selain itu, melansir dari berbagai publikasi edukasi di situs web resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), ditekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital untuk anak usia dini harus berfokus pada stimulasi visual dan auditori yang tepat. Audio yang jernih dipadukan dengan animasi warna-warni membantu menerjemahkan konsep matematika yang abstrak menjadi sesuatu yang berwujud dan logis bagi anak-anak. Misalnya, daripada sekadar menghafal "2 x 3 = 6", animasi yang menampilkan dua kelompok buah apel yang masing-masing berisi tiga buah, memberikan pemahaman visual yang melekat kuat di ingatan mereka.

Transformasi metode pembelajaran ini tidak hanya meringankan beban psikologis anak, tetapi juga sangat membantu para orang tua dan tenaga pendidik. Dengan memfasilitasi anak melalui tontonan edukatif yang tepat atau kuis interaktif yang menguji ketangkasan mereka, waktu menatap layar (screen time) yang sering dikhawatirkan dapat diubah menjadi momen belajar yang berharga dan produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....