Orang Tua Kunci Dampingi Anak di Era Digital

  • 11 Jun 2025 15:55 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari : Menanggapi maraknya penggunaan gawai di kalangan generasi muda, Imam Masjid Raya Kota Baubau, Ustadz Kasrendi Suadin memberikan pandangan yang seimbang.

Ia mengakui adanya tantangan besar dari era digital, namun menegaskan bahwa teknologi sangat bergantung pada kearifan pengguna dan yang terpenting peran aktif orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka.

Kasrendi menyatakan bahwa kehadiran teknologi adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari lagi di zaman sekarang, di mana hampir semua anak muda telah memiliki akses pribadi ke dunia maya melalui ponsel pintar.

"Sudah tidak bisa dipungkiri dimana kita saat ini berada di zaman digital dan teknologi yang berdampak pada tingkah laku anak-anak muda, apalagi rata-rata dari mereka sudah memiliki smartphone," ujar Kasrendi pada RRI Rabu (11/6/2025).

Meski demikian, ia tidak serta merta menyalahkan teknologi. Menurutnya, media sosial dan bahkan game online bisa membawa manfaat jika digunakan secara bijak.

Misalnya untuk mengakses informasi kajian, belajar hal baru, atau memperluas wawasan positif. Kunci untuk mengarahkan anak ke sisi positif tersebut, tegasnya, ada pada keluarga.

"Dampak positif dan negatif dari medsos dan game mobile pun berbarengan hadir, tergantung kebijakan pengguna dan pendampingan orang tua," jelasnya.

Kasrendi menyoroti bahwa dampak negatif seperti menurunnya minat belajar agama dan enggan ke masjid menjadi nyata ketika fungsi pengawasan dan bimbingan dari orang tua melemah.

Ia memandang fenomena ini sebagai akibat langsung dari absennya filter utama di lingkungan terdekat anak.

"Jika pendampingan ini lemah, kita lihat dampaknya. Termasuk kehadiran mereka untuk melaksanakan sholat di masjid sudah berdampak akibat hadirnya medsos dan game online ini," lanjutnya

Oleh karena itu, pernyataan Ustadz ini menjadi seruan bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk bersinergi dalam membimbing generasi muda.

Tujuannya adalah untuk membentuk generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki benteng keimanan yang kokoh untuk dapat menyaring informasi dan menghadapi tantangan zaman dengan bijaksana. (Ahmad Sahidin)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....