Pemerintah Luncurkan Indonesia Anti-Scam Centre
- 21 Agt 2025 18:12 WIB
- Kendari
KBRN,Kendari :Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi meluncurkan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) sebagai benteng utama dalam memerangi penipuan digital dan kejahatan keuangan ilegal.
Sejak mulai beroperasi, IASC mencatatkan kinerja gemilang dengan berhasil menyelamatkan dana publik senilai Rp349,3 miliar serta mencegah potensi kerugian hingga Rp4,6 triliun akibat penipuan online (online scam).
“IASC menerima lebih dari 225 ribu laporan masyarakat dan memblokir 71 ribu rekening mencurigakan yang terindikasi melakukan aktivitas ilegal,” ungkap Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam konferensi pers resmi, Rabu (20/8/2025).
Meutya menegaskan, capaian ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah, industri fintech, lembaga keuangan, hingga peran media dalam memberikan edukasi.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan industri dan sosialisasi melalui media sangat penting,” tegasnya.
Komdigi juga memastikan terus melakukan pemutusan akses terhadap situs maupun konten digital yang terindikasi sebagai penipuan. Namun, Meutya mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci utama.
“Kalau ada yang terkena scam, segera laporkan ke IASC. Kami akan bertindak cepat sesuai arahan Presiden,” ujarnya.
Sebagai informasi, masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan digital dapat menyampaikan pengaduan melalui situs resmi https://iasc.ojk.go.id.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....