Balita Tiga Tahun di Rawua Disandera Pake Pisau, Aksi Cepat Babinsa Tuai Pujian
- 02 Jul 2026 08:20 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Seorang balita perempuan berusia tiga tahun berinisial K berhasil diselamatkan dari aksi penyanderaan nekat oleh seorang pria berinisial D di Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Rabu, 1 Juli 2026.
Aksi kriminal yang terjadi tepat di depan Kantor Koramil 1417-07/Sampara tersebut berlangsung sangat mencekam sekitar pukul 08.30 WITA.
Pelaku diketahui menyandera bocah perempuan tersebut dengan menggunakan sebilah pisau yang ditempelkan langsung di leher korban.
Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari Kolonel Arm Danny A.P Girsang membenarkan adanya peristiwa penyelamatan dramatis anak di bawah umur tersebut.
Rentetan kejadian bermula saat sejumlah warga berteriak histeris meminta pertolongan di area jalan depan kantor Koramil melihat sajam menempel di leher balita.
Mendengar teriakan darurat dari massa, para anggota TNI yang sedang bertugas langsung merespons cepat dan bergegas keluar untuk memantau situasi.
Di lokasi kejadian, personel dari Polsek Sampara sudah berada di tempat dan berupaya melakukan negosiasi persuasif agar pelaku menjauhkan senjata tajamnya.
Namun, pelaku tetap menolak melepaskan korban dan justru menuntut agar disiapkan kendaraan sepeda motor untuk melarikan diri bersama sanderaannya.
Melihat situasi negosiasi yang buntu dan posisi pisau yang sangat mengancam nyawa korban, Sertu Yusman segera mengambil inisiatif taktis.
Ia meminta Kopda Laode Ilfan mengambil posisi penyergapan secara senyap dengan menyelinap melalui pintu samping Kantor Koramil.
"Saat pelaku mulai lengah ketika hendak menaiki kendaraan sepeda motor yang dibawa oleh salah satu anggota keluarganya, Kopda Laode Ilfan dengan sigap melakukan penyergapan dari belakang dan berhasil menarik korban dari gendongan pelaku," ujar Danny A.P Girsang.
Pasca-penyergapan kilat tersebut, pelaku yang bersenjata tajam langsung diringkus oleh personel Polsek Sampara bersama warga setempat.
Tersangka D kemudian digelandang ke Mapolsek Sampara guna menjalani proses pemeriksaan intensif serta mengantisipasi amuk massa di lokasi.
Sementara itu, korban balita yang sempat mengalami syok berat dan menangis histeris kini dipastikan sudah dalam kondisi aman dari cedera fisik.
Pihak TNI dan kepolisian telah menyerahkan kembali anak perempuan tersebut ke pangkuan orang tua serta pihak keluarganya.
Berdasarkan data awal, korban dan pelaku diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan atau ikatan keluarga dekat.
Pihak penyidik kepolisian sektor Sampara saat ini masih terus melakukan pendalaman materi untuk mengungkap motif utama di balik aksi nekat pelaku
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....