Menghindari Gaya Hidup Boros di Usia Produktif

  • 03 Apr 2026 13:58 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Gaya hidup konsumtif kerap menjadi tantangan bagi generasi usia produktif, terutama di tengah kemudahan akses belanja online dan tren gaya hidup modern. Banyak individu yang tanpa sadar menghabiskan penghasilan untuk kebutuhan sekunder hingga tersier, tanpa perencanaan keuangan yang matang. Kondisi ini dapat berdampak pada ketidakstabilan finansial di masa depan.

Mengelola keuangan sejak dini menjadi langkah penting untuk menghindari kebiasaan boros. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah dengan membuat anggaran bulanan yang jelas, memisahkan kebutuhan dan keinginan, serta menyiapkan dana darurat. Dengan perencanaan yang baik, individu dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial.

Menurut perencana keuangan, kebiasaan boros seringkali dipicu oleh faktor psikologis, seperti keinginan untuk mengikuti tren atau tekanan sosial.

"Banyak anak muda saat ini terjebak pada gaya hidup ‘ingin terlihat mampu’, padahal kondisi keuangan belum tentu mendukung. Ini yang perlu disadari sejak awal," ujar Andi Pratama, seorang perencana keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, penting untuk mulai membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi. Dengan menyisihkan sebagian penghasilan secara rutin, individu tidak hanya belajar disiplin, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang lebih aman secara finansial. Investasi yang tepat juga dapat membantu mengembangkan aset dalam jangka panjang.

Sejalan dengan itu, edukasi literasi keuangan terus digalakkan oleh berbagai lembaga.

"Literasi keuangan menjadi kunci agar masyarakat mampu mengelola penghasilan dengan bijak dan terhindar dari perilaku konsumtif berlebihan," ungkap Rina Susanti, edukator keuangan dari Bank Indonesia.

Dengan kesadaran dan kebiasaan finansial yang sehat, generasi usia produktif diharapkan mampu menghindari gaya hidup boros dan mencapai kestabilan ekonomi di masa depan. Langkah kecil yang dimulai sejak sekarang akan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan di kemudian hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....