Bekerja Lebih Bijak, Bukan Sekadar Mengejar Gaji
- 03 Apr 2026 09:27 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Tren dunia kerja saat ini menunjukkan adanya pergeseran cara pandang generasi muda terhadap pekerjaan. Jika dahulu gaji tinggi menjadi tujuan utama, kini semakin banyak pekerja yang mulai mempertimbangkan keseimbangan hidup, makna pekerjaan, serta kesehatan mental sebagai prioritas. Fenomena ini dikenal dengan istilah “working smarter, not harder”, atau bekerja lebih bijak, bukan sekadar mengejar penghasilan.
Perubahan pola pikir ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari meningkatnya kesadaran akan burnout, hingga pengalaman selama pandemi yang membuat banyak orang mengevaluasi kembali tujuan hidup mereka. Pekerjaan tidak lagi hanya dipandang sebagai sumber pendapatan, tetapi juga sebagai bagian dari kualitas hidup secara keseluruhan.
“Bekerja itu penting, tetapi bukan satu-satunya sumber kebahagiaan. Banyak orang mulai sadar bahwa kesehatan mental dan waktu bersama keluarga juga memiliki nilai yang sama pentingnya,” ujar Dr. Rina Kusuma, Psikolog Industri dan Organisasi dari Universitas Indonesia. Ia menambahkan bahwa memilih pekerjaan yang sesuai dengan nilai pribadi dapat meningkatkan kepuasan hidup secara signifikan.
(Sumber: Wawancara dan referensi dari artikel kesehatan kerja di Kompas.com)
Selain itu, konsep bekerja bijak juga mencakup kemampuan mengelola waktu dan energi secara efektif. Banyak pekerja kini mulai menetapkan batasan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, seperti tidak membawa pekerjaan ke rumah atau menghindari lembur berlebihan. Hal ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keseimbangan emosional.
“Produktivitas tidak selalu diukur dari lamanya waktu bekerja, tetapi dari hasil yang dicapai. Ketika seseorang mampu mengatur prioritas dengan baik, maka pekerjaan bisa selesai lebih efisien tanpa harus mengorbankan kesehatan,” jelas Andi Pratama, praktisi HR dan konsultan karier di Jakarta.
(Sumber: CNBC Indonesia, artikel tentang tren work-life balance dan produktivitas kerja)
Dengan semakin berkembangnya kesadaran ini, bekerja tidak lagi semata soal mengejar angka dalam slip gaji. Lebih dari itu, pekerjaan menjadi sarana untuk tumbuh, menemukan makna, dan menjaga keseimbangan hidup. Bekerja lebih bijak pun menjadi kunci agar karier tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas hidup di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....