Realisasi APBN di Sultra Capai Rp25,6 Triliun

  • 28 Jan 2026 13:58 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Hingga akhir tahun 2025 realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai Rp25,677 Triliun lebih dan hal itu di dorong Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan. 

Berdasarkan Catatan Kantor wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tenggara (Sultra) Pertumbuhan ekonomi regional Sultra pada triwulan III 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5,65 persen dari tahun ke tahun (y-on-y) atau meningkat 3,41 persen dari triwulan II tahun 2025.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sultra Iman Widhiyanto menjelaskan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2025 mencapai Rp51,68 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp30,41 triliun. 

“Pada Desember 2025, Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami inflasi year-on-year sebesar 2,86 persen dengan IHK 109,61. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Kolaka sebesar 3,45 persen dengan IHK 110,64, sedangkan inflasi terendah tercatat di Kota Baubau sebesar 2,07 persen deng IHK 110,05,”tutur Iman Widhiyanto di Kendari, Rabu 28 Januari 2026.

Menurut Iman Widhiyanto Inflasi dimaksud dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama makanan, minuman, dan tembakau  yang mencapai 3,84 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 9,78 persen, pendidikan 5,05 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 2,54 persen, serta transportasi 2,01 persen.

“Sementara itu, deflasi year-on-year terjadi pada kelompok pakaian dan alas kaki 0,81 persen, perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,12 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,04 persen. Secara bulanan, inflasi tercatat sebesar 0,22 persen, sedangkan secara year-to-date hingga Desember 2025 tercatat sebesar 2,86 persen,”rincinya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....