OJK Sultra Prioritaskan Pemerataan Akses Keuangan Tahun 2026
- 08 Des 2025 09:47 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan percepatan literasi dan inklusi keuangan sebagai program utama pada 2026.
Fokus tersebut sejalan dengan tema strategis nasional, yakni “Optimalisasi Sinergi dan Kolaborasi untuk Mendorong Perilaku Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Maju.”
Manajer Madya PEPK dan LMSt OJK Sultra, Desiyani Patra Rapang, mengatakan percepatan edukasi menjadi kebutuhan mendesak agar manfaat layanan keuangan semakin dirasakan masyarakat di seluruh wilayah.
“Kami ingin memastikan literasi dan inklusi keuangan tumbuh lebih merata. Masyarakat harus semakin percaya dan mampu memanfaatkan produk keuangan secara tepat,” ujarnya.
Selain literasi umum, OJK juga menyiapkan program inklusi untuk segmen strategis seperti pelajar, perempuan, UMKM, masyarakat desa, hingga kelompok rentan.
Program keuangan syariah akan menjadi salah satu prioritas, terutama pada wilayah dengan potensi pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas dan usaha mikro.
Desiyani menambahkan bahwa inklusi keuangan tidak hanya soal kepemilikan rekening, tetapi juga pemahaman terhadap risiko, keamanan transaksi, dan kemampuan memilih layanan keuangan yang sesuai.
“Kami mendorong seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi, mulai dari pemerintah daerah, perbankan, lembaga keuangan, hingga media. Kolaborasi ini sangat menentukan keberhasilan perluasan akses keuangan,” katanya.
Menurut OJK Sultra, arah kebijakan tahun 2026 dibagi ke dalam tiga kerangka besar yakni literasi keuangan, inklusi keuangan, dan literasi inklusi keuangan syariah.
Ketiganya ditujukan untuk memperkuat perilaku keuangan masyarakat yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
“Harapan kami, percepatan inklusi keuangan bisa berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara,” tutup Desiyani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....