OJK Sultra Dorong Pertumbuhan Kredit Produktif dan UMKM
- 08 Des 2025 09:46 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara melaporkan bahwa penyaluran kredit di wilayah Sultra masih didominasi oleh kredit konsumtif.
Hingga September 2025, proporsi kredit konsumtif mencapai 56,42 persen, sementara kredit produktif tercatat 43,58 persen. Kondisi ini mencerminkan pola konsumsi masyarakat yang masih tinggi.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan bahwa dominasi kredit konsumtif menjadi perhatian bersama karena pembiayaan produktif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kredit konsumtif masih mendominasi pola pembiayaan di Sultra. Ini menjadi PR kita bersama agar kredit produktif, khususnya UMKM, bisa tumbuh lebih kuat dan lebih masif,” ujar Bismi.
OJK mencatat, NPL kredit produktif tercatat 3,02 persen, lebih tinggi dibandingkan NPL kredit konsumtif sebesar 1,09 persen.
Tingginya risiko kredit produktif disebabkan banyaknya faktor usaha yang memengaruhi kelancaran pembayaran.
Selain itu, kredit UMKM menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 11,90 persen dan pangsa mencapai 38,47 persen dari total kredit perbankan.
Bismi menyebut peningkatan ini selaras dengan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
“Porsi UMKM terus meningkat. Ini menunjukkan kerja bersama antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha mulai memberikan hasil. OJK akan terus memperkuat ekosistem pembiayaan UMKM di Sultra,” tambah Bismi.
Dari sisi simpanan masyarakat, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp33,11 triliun, didominasi tabungan sebesar 62,83 persen, diikuti giro 20,71 persen dan deposito 16,46 persen. Kota Kendari menjadi penyumbang DPK terbesar dengan nilai Rp17,43 triliun.
Menurut Bismi, struktur simpanan yang didominasi tabungan dan giro membantu meningkatkan efisiensi operasional perbankan.
“Komposisi tabungan dan giro yang tinggi membuat biaya dana perbankan lebih efisien, sehingga ruang pembiayaan juga bisa lebih optimal,” jelasnya.
Bismi menambahkan, OJK Sultra akan terus memperkuat sinergi dengan industri jasa keuangan untuk meningkatkan inklusi dan memperluas akses pembiayaan produktif, terutama di sektor UMKM yang menjadi motor ekonomi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....