OJK Sultra: Kinerja Perbankan September 2025 Tumbuh Positif

  • 08 Des 2025 09:44 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Kinerja sektor perbankan di Sulawesi Tenggara terus menunjukkan penguatan sepanjang September 2025.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra), Bismi Maulana Nugraha dalam acara Bincang Jasa Keuangan yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Wahid Hasim Jakarta baru-baru ini

Bismi mengatakan bahwa tren pertumbuhan yang terjadi mencerminkan daya tahan ekonomi daerah serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan.

“Perbankan di Sulawesi Tenggara mencatat kinerja positif sepanjang September 2025. Aset tumbuh hingga Rp60,24 triliun atau 3,12% YoY, menandakan ekspansi intermediasi yang solid,” ujarnya.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat mencapai Rp33,12 triliun, tumbuh 2,56% YoY, menggambarkan stabilnya minat masyarakat dalam menyimpan dana di perbankan.

Sementara itu, kredit meningkat menjadi Rp41,72 triliun atau tumbuh 5,07% YoY, menunjukkan aktivitas pembiayaan kembali bergairah dan berperan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Bismi, indikator kesehatan perbankan juga berada pada posisi yang baik. Risiko kredit tercatat terjaga dengan NPL 2,02%, jauh di bawah ambang batas 5%.

“NPL Bank Umum tercatat 1,95% sementara BPR berada pada 8,24%. Meski lebih tinggi, kondisi BPR masih dalam pengawasan dan mencerminkan karakteristik pembiayaan mikro dan UMKM,” jelasnya.

Intermediasi perbankan juga menunjukkan performa kuat. Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat 125,99%, menandakan tingginya penyaluran kredit dibandingkan penghimpunan dana.

LDR Bank Umum mencapai 125,49%, sedangkan BPR berada pada 196,90%, yang menggambarkan peran aktif lembaga tersebut dalam mendukung sektor usaha kecil.

Secara umum, kegiatan usaha masih didominasi perbankan konvensional. Aset perbankan konvensional mencapai 94,67% dari total perbankan, dengan DPK sebesar 93,93% dan porsi kredit 94,12%.

Bismi menyebut tren ini menunjukkan pondasi ekonomi Sulawesi Tenggara yang terus menguat.

Ia berharap perbankan semakin optimal dalam mendukung sektor prioritas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....