Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia pada 9 Agustus
- 10 Agt 2026 06:29 WIB
- Kendari
Poin Utama
- Setiap tanggal 9 Agustus, dunia memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
- Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang hak, budaya, identitas, dan keberadaan masyarakat adat di berbagai belahan dunia.
- Keberagaman budaya masyarakat adat merupakan bagian penting dari kehidupan manusia yang perlu dilindungi dan dilestarikan.
RRI.CO.ID, Kendari – Setiap 9 Agustus, dunia memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia atau International Day of the World’s Indigenous Peoples. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang hak, budaya, identitas, serta keberadaan masyarakat adat di berbagai belahan dunia.
Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendorong perlindungan terhadap masyarakat adat sekaligus mengingatkan dunia bahwa keberagaman budaya merupakan bagian penting dari kehidupan manusia.
Indonesia dan Masyarakat Adat
| Baca juga: Dulang Muna Masuk Rekor Dunia |
Lalu, apa hubungannya dengan Indonesia?
Tentu sangat dekat. Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman suku, bahasa, tradisi, dan budaya. Di berbagai daerah, masih ada masyarakat adat yang mempertahankan tradisi serta pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun.
Mulai dari bahasa daerah, pakaian tradisional, kesenian, upacara adat, kuliner, hingga pengetahuan tentang alam, semuanya menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Namun, menjaga budaya bukan berarti hanya mempertahankannya dalam bentuk yang sama persis seperti zaman dahulu. Tradisi juga bisa dikenalkan melalui cara yang lebih dekat dengan kehidupan generasi sekarang.
Anak Muda Bisa Ikut Merayakan
Buat generasi muda, memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia nggak harus selalu dengan acara besar.
Bisa dimulai dari hal sederhana. Misalnya, mempelajari cerita atau sejarah budaya dari daerah sendiri, menggunakan bahasa daerah, mengenal kesenian tradisional, mengunjungi museum atau komunitas budaya, hingga membuat konten kreatif tentang budaya lokal di media sosial.
Bahkan, bikin video singkat tentang makanan tradisional, mengenalkan pakaian adat, atau ngobrol dengan orang tua dan kakek-nenek tentang tradisi keluarga juga bisa menjadi bentuk sederhana untuk ikut menjaga warisan budaya.
Yang penting, jangan cuma menjadikan budaya sebagai tren atau konten. Kenali cerita dan makna di baliknya, serta hargai masyarakat yang menjadi bagian dari budaya tersebut.
Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia bisa menjadi pengingat bahwa budaya bukan sekadar sesuatu yang kita warisi, tetapi juga sesuatu yang perlu kita kenal, hormati, dan terus hidupkan.
Karena menjaga budaya nggak harus selalu kembali ke masa lalu. Kadang, cukup dengan membawa cerita lama ke cara baru yang bisa dipahami generasi hari ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....