Kisah Suku Penggembala Rusa Terakhir di Mongolia

  • 06 Agt 2026 06:44 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Di kawasan hutan taiga yang membentang di utara Mongolia, masih hidup sekelompok kecil masyarakat yang mempertahankan cara hidup turun-temurun sebagai penggembala rusa kutub. Mereka dikenal sebagai suku Tsaatan atau Dukha, salah satu komunitas terakhir di dunia yang menggantungkan kehidupan sehari-hari pada hewan tersebut.

Bagi masyarakat Tsaatan, rusa kutub bukan sekadar ternak, melainkan bagian dari keluarga sekaligus penopang kehidupan. Hewan ini dimanfaatkan sebagai alat transportasi, sumber susu, hingga pendamping saat berpindah mengikuti musim. Berbeda dengan masyarakat penggembala lainnya, rusa milik Tsaatan jarang disembelih untuk diambil dagingnya karena lebih dihargai sebagai mitra hidup yang harus dijaga.

Kehidupan masyarakat Tsaatan masih sangat bergantung pada alam. Mereka tinggal di tenda berbentuk kerucut yang mudah dipindahkan dan berpindah lokasi beberapa kali dalam setahun agar rusa mendapatkan padang lumut dan vegetasi yang cukup. Namun, perubahan iklim, berkurangnya kawasan hutan, serta menurunnya jumlah anggota komunitas menjadi tantangan besar bagi kelestarian tradisi tersebut.

Menurut United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), pengetahuan tradisional masyarakat Dukha atau Tsaatan dalam menggembalakan rusa kutub merupakan warisan budaya yang mencerminkan hubungan erat antara manusia, hewan, dan ekosistem taiga. Tradisi ini tidak hanya menjaga keberlangsungan mata pencaharian masyarakat adat, tetapi juga menjadi bagian penting dari keragaman budaya dunia.

Di tengah modernisasi yang terus berkembang, masyarakat Tsaatan tetap mempertahankan cara hidup yang diwariskan leluhur mereka selama bergenerasi. Keberadaan mereka menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak selalu berarti meninggalkan tradisi, melainkan menemukan cara agar warisan budaya tetap hidup berdampingan dengan perubahan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....