Media Sosial Bisa Memicu Iri, Penting Belajar Bersyukur
- 04 Okt 2026 20:32 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Media sosial membuat masyarakat semakin mudah melihat berbagai pencapaian orang lain, mulai dari pekerjaan, pendidikan, kehidupan keluarga hingga kondisi ekonomi. Jika tidak disikapi secara bijak, kebiasaan tersebut dapat memunculkan kecenderungan membandingkan kehidupan sendiri dengan kehidupan orang lain.
Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Mutiara Pagi RRI Pro 1 Kendari, Minggu, 4 Oktober 2026, bersama Dr. Hj. Imelda Wahyuni, S.S., M.Pd.I., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kendari, melalui tema “Bersih Hati, Damai Hidup: Merawat Diri dari Iri, Dengki, dan Benci.”
Kehidupan yang ditampilkan di media sosial pada dasarnya hanya memperlihatkan sebagian dari perjalanan seseorang. Karena itu, menjadikan unggahan orang lain sebagai ukuran keberhasilan diri dapat membuat seseorang merasa tertinggal dan tidak mensyukuri apa yang telah dimilikinya.
Rasa iri yang muncul perlu dikelola agar tidak berkembang menjadi dengki. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengubah cara pandang terhadap keberhasilan orang lain, yakni menjadikannya sebagai inspirasi dan motivasi untuk memperbaiki kualitas diri.
Selain itu, rasa syukur perlu terus dibangun agar seseorang mampu melihat berbagai nikmat yang telah dimiliki. Dengan demikian, kebahagiaan orang lain tidak dipandang sebagai ancaman terhadap kebahagiaan diri sendiri.
Merawat hati pada akhirnya bukan hanya tentang menghindari kebencian kepada orang lain, tetapi juga tentang belajar menerima proses kehidupan sendiri dengan lebih ikhlas, bersyukur, dan tetap berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....