Pemkot Kendari memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi
- 17 Mei 2026 17:19 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Basah selama tujuh hari ke depan, terhitung 17–24 Mei 2026. Keputusan perpanjangan sedang disiapkan dalam bentuk Surat Keputusan (SK), kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari, Cornelius Padang, saat dikonfirmasi, Minggu 17 Mei 2026.
“Iya, lagi disiapkan SK perpanjangan,” ujar Cornelius melalui pesan WhatsApp. Sebelumnya Pemkot Kendari telah menetapkan status darurat pada Sabtu, 9 Mei 2026, dan semula berlaku hingga Minggu, 17 Mei 2026. Perpanjangan diputuskan setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kota pada Sabtu (16/5/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wita, yang dalam waktu singkat menyebabkan genangan di beberapa ruas jalan dan perumahan.
Beberapa titik terdampak banjir pada Sabtu malam antara lain:
- Lorong Durian dan Jalan Haeba Dalam, Kelurahan Wua‑Wua (Kecamatan Wua‑Wua).
- Perumahan Tunggala Dalam menuju BTN Tapalosa, Kelurahan Anawai (Kecamatan Wua‑Wua).
- Lowong Segar, Kelurahan Pondambea (Kecamatan Kadia).
- Perempatan Jalan Supu Yusuf dan Jalan Abunawas (Kawasan Eks MTQ), Kelurahan Bende (Kecamatan Kadia).
- Perumahan di Jalan Mekar Jaya 1 dekat SMP Negeri 17 (Kecamatan Puuwatu).
- Ruas Jalan DI Panjaitan depan Rumah Sakit Hati Mulia, dan bantaran Kali Wanggu, Kelurahan Lepo‑Lepo (Kecamatan Baruga).
Hingga Minggu pagi, genangan di sejumlah wilayah dilaporkan sudah surut namun menyisakan endapan lumpur. BPBD Kendari belum merilis data lengkap mengenai jumlah rumah atau korban terdampak karena rekapitulasi masih dilakukan oleh pihak kelurahan. “Belum ada laporan lurah, yang jelas ada,” kata Cornelius.
Perpanjangan status darurat dibuat setelah mempertimbangkan prakiraan cuaca dan kondisi lapangan yang dinilai masih memerlukan perhatian serius. Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
BPBD bersama instansi terkait terus memantau perkembangan, melakukan pembersihan, serta menyiapkan posko dan layanan darurat bagi warga yang membutuhkan bantuan. Warga diminta melaporkan kondisi terkini ke kantor kelurahan atau posko darurat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....