Perbedaan dalam Islam Harus Berdasarkan Ilmu dan Dalil

  • 04 Apr 2026 07:17 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID , Kendari - Perbedaan dalam Islam merupakan hal yang tidak bisa dihindari, namun harus dilandasi oleh ilmu dan dalil yang kuat. Hal ini disampaikan oleh Dr. H. Danial Idrus saat menjawab pertanyaan dari Pak Latif dalam program siaran keagamaan Mutiara Pagi, Sabtu 4 April 2026.

Menurutnya, Islam dibangun di atas dalil, sehingga setiap pendapat yang muncul harus memiliki dasar yang jelas, baik dari Al-Qur’an maupun hadits.

“Kalau perbedaan itu dibangun di atas ilmu dan dalil, maka itu tidak menjadi masalah. Justru itu menjadi kekayaan dalam Islam,” jelasnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa perbedaan yang tidak memiliki landasan yang kuat dapat menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

“Yang menjadi persoalan adalah ketika ada pendapat yang tidak dibangun atas dalil. Ini yang harus kita waspadai,” tegas Dr. Danial.

Ia mencontohkan perbedaan dalam penentuan awal Ramadan yang kerap terjadi setiap tahun. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari ijtihad para ulama yang memiliki dasar masing-masing.

“Perbedaan dalam penentuan 1 Ramadan itu adalah hasil ijtihad. Selama ada dalilnya, kita harus saling menghormati dan tidak saling menyalahkan,” ungkapnya.

Sebagai penutup, ia mengingatkan pentingnya sikap bijak dan dewasa dalam menyikapi perbedaan, terutama di tengah masyarakat yang beragam. Perbedaan seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi ruang untuk saling memahami dan menghargai.

Dengan memperkuat pemahaman agama yang berbasis ilmu dan dalil, masyarakat diharapkan mampu menjaga persatuan serta menghindari konflik yang tidak perlu. Sikap saling menghormati menjadi kunci utama dalam merawat harmoni di tengah perbedaan yang ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....