DWP Sultra Dorong Perempuan Tingkatkan Kapasitas dan Keseimbangan Diri

  • 05 Sep 2026 03:04 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong peningkatan kapasitas perempuan melalui penguatan kompetensi individu, tata kelola organisasi, dan sinergi antaranggota.

Upaya tersebut dilakukan melalui Seminar Peningkatan Kapasitas Organisasi Perempuan DWP Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlangsung di Kendari, Kamis 3 September 2026.

Seminar dibuka oleh Penasihat DWP Provinsi Sulawesi Tenggara, Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka, dengan menghadirkan pakar neuroparenting dr. Aisah Dahlan, CM., NLP., CCHT., CI sebagai narasumber.

Aisah Dahlan membawakan materi bertajuk “Harmony Jiwa Perempuan Modern: Strategi Mengelola Stres di Tengah Tekanan Rumah Tangga dan Tantangan Zaman.”

Dalam materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan mengenali diri dan mengelola stres di tengah tuntutan peran perempuan dalam keluarga, organisasi, maupun masyarakat.

Arinta mengatakan peningkatan kapasitas perempuan tidak dapat dipisahkan dari penguatan organisasi.

Menurutnya, perempuan membutuhkan pengetahuan, keterampilan, kompetensi, serta kepercayaan diri untuk menghadapi dinamika dan perubahan yang terus berkembang.

“Terdapat tiga agenda penting yang perlu diperkuat, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi, serta sinergi dan kebersamaan,” ujar Arinta.

Selain itu, Arinta juga menjelaskan, penguatan kapasitas pada tingkat individu perlu berjalan seiring dengan pengelolaan organisasi yang profesional, berintegritas, bertanggung jawab, dan akuntabel.

Tantangan perempuan, lanjut Arinta, tidak hanya berkaitan dengan persoalan pribadi, tetapi juga berhubungan dengan ketahanan keluarga, kualitas organisasi, dan kontribusi dalam pembangunan.

Karena itu, sinergi antara DWP Provinsi, DWP Kabupaten dan Kota, DWP instansi vertikal, organisasi perempuan, serta berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.

Arinta berharap seminar tersebut tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga menghasilkan penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan program kerja organisasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan agar semakin berdaya dalam membangun keluarga, organisasi, dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....