Cegah Karhutla, Gubernur Sultra Perkuat Kesiapsiagaan Daerah
- 26 Agt 2026 12:03 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah masing-masing.
Imbauan tersebut disampaikan melalui surat Gubernur Sultra Nomor 500.4.1/3750 tertanggal 8 Juni 2026 tentang Peningkatan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 serta Antisipasi Potensi El Nino Tahun 2027. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sultra.
Dalam surat tersebut, Gubernur menekankan pentingnya langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini, mengingat Sultra memasuki periode musim kemarau.
Berdasarkan prediksi BMKG yang dicantumkan dalam surat, awal musim kemarau 2026 di Sultra berlangsung secara bertahap mulai Juni, Juli hingga awal Agustus. Sementara puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus dan September.
Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Pemerintah Provinsi Sultra juga mencatat, berdasarkan data Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Sultra sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai sekitar 677,33 hektare.
Antisipasi juga diperkuat melalui hasil rapat menggunakan sarana video conference pada 14 April 2026 yang membahas langkah menghadapi potensi fenomena El Nino serta upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Gubernur meminta pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan meningkatkan koordinasi, kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana, serta memperkuat langkah pencegahan di wilayah rawan.
Upaya tersebut dinilai penting agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak dini dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
“Cegah sebelum terjadi, siaga sebelum terlambat. Mari bersama menjaga hutan, lahan, dan lingkungan Sulawesi Tenggara dari ancaman karhutla,” menjadi pesan dalam penguatan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Pemerintah daerah di Sultra diharapkan dapat mengedepankan langkah preventif serta melibatkan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....