Sekolah Rakyat Diperuntukkan bagi Siswa Desil Satu Dua

  • 12 Agt 2026 07:55 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui secara jelas sasaran penerima manfaat Sekolah Rakyat. Sekolah yang digagas untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu tersebut tidak diperuntukkan bagi seluruh siswa melalui mekanisme pendaftaran seperti sekolah umum.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 70 Kendari, Yeni Alexander,S.Pd. saat menjadi narasumber dalam dialog RRI Pro 1 bertema “Pengelolaan Sekolah Rakyat Dalam Membentuk Karakter Bangsa”, Rabu, 12 Agustus 2026.

Dalam dialog tersebut, ia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat secara khusus diperuntukkan bagi siswa yang masuk dalam desil satu dan desil dua, yakni kelompok masyarakat miskin ekstrem dan miskin.

“Masih banyak di luar sana yang belum mengetahui Sekolah Rakyat sebenarnya peruntukannya untuk siapa. Sekolah Rakyat ini diperuntukkan untuk siswa dari desil satu dan desil dua, jadi dari miskin ekstrem dan miskin,” ujarnya.

Yeni menegaskan, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran secara langsung sebagaimana sekolah pada umumnya. Peserta didik yang bersekolah di Sekolah Rakyat merupakan hasil dari proses penjangkauan yang dilakukan oleh pemerintah melalui instansi sosial.

“Jadi sekolah tidak menerima pendaftaran seperti sekolah umum, tapi yang kami terima adalah hasil penjangkauan dari Dinas Sosial provinsi maupun kota dan kabupaten, di mana Dinas Sosial menjangkau siswa dari desil satu dan dua,” jelasnya.

Menurutnya, mekanisme tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat benar-benar menyasar kelompok masyarakat yang menjadi tujuan utama program.

Dengan demikian, masyarakat yang ingin mengetahui atau mengikutsertakan anaknya dalam program Sekolah Rakyat perlu memahami bahwa proses penerimaan peserta didik tidak dilakukan melalui pendaftaran mandiri ke sekolah.

Sebaliknya, proses diawali dengan penjangkauan dan pendataan oleh pemerintah melalui Dinas Sosial, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Data tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan calon peserta didik yang sesuai dengan kriteria penerima manfaat.

Sekolah Rakyat tidak hanya diarahkan untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan yang dapat membantu peserta didik berkembang secara akademik maupun karakter.

Pemahaman masyarakat mengenai sasaran program menjadi penting agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai mekanisme penerimaan maupun kriteria calon peserta didik.

Yeni berharap masyarakat dapat memahami bahwa Sekolah Rakyat memiliki sasaran khusus, sehingga informasi mengenai program tersebut dapat diterima secara utuh dan tidak menimbulkan anggapan bahwa sekolah tersebut membuka pendaftaran umum seperti satuan pendidikan lainnya.

Melalui proses penjangkauan yang dilakukan Dinas Sosial, pemerintah diharapkan dapat memastikan anak-anak yang berasal dari kelompok masyarakat miskin ekstrem dan miskin memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.

Program tersebut sekaligus menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, dengan tetap menempatkan pembentukan karakter sebagai bagian penting dari proses pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....