Pemprov Sultra Target Penurunan Stunting 24,3 Persen Tahun 2026
- 23 Mei 2026 11:55 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat langkah penanganan stunting sepanjang tahun 2026, menyusul data surveilans nasional 2025 yang mencatat prevalensi masih berada di angka 26,1 persen. Angka menunjukkan dari setiap 100 anak, sekitar 26 di antaranya mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga diperlukan penanganan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan .
Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, dr. Andi Edy Surahmat, mengatakan penanganan stunting merupakan mandat Gubernur Sulawesi Tenggara agar kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama . Langkah tersebut tidak hanya berfokus pada pencegahan, tapi juga pelayanan pengobatan bagi anak yang sudah stunting maupun yang menderita penyakit penyerta penghambat penyerapan gizi . Untuk angka stunting saat ini berada di kisaran angka 26,1% dan ditargetkan tahun ini mengalami penurunan di angka 24,3%.
“Kami terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan serta evaluasi rutin agar targetnya harus turun jadi 24,3 persen ,” ujar dr. Andi Edy Rahmat , Rabu 20 Mei 2026
Penanganan stunting tidak hanya difokuskan pada intervensi kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek sanitasi lingkungan, penyediaan air bersih, pemenuhan gizi, hingga peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
Dinas Kesehatan Sultra juga memusatkan intervensi pada 1000 hari pertama kehidupan mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun dengan melibatkan koordinasi bersama organisasi perangkat daerah terkait
Dengan strategi komprehensif dan sinergi seluruh pihak, Pemprov optimis angka stunting dapat turun signifikan. Dan diharapkan tidak hanya memperbaiki indikator kesehatan, tetapi juga mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan menjadi fondasi kuat kemajuan Sulawesi Tenggara ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....