Ponpes Al-Hikmah Jombang Terbakar, 80 Santri Selamat
- 04 Okt 2026 17:58 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID Jombang - Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang membakar lantai dua dan tiga Pondok Pesantren Al-Hikmah di Dusun Bogem, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan sejumlah ruangan, di antaranya laboratorium, perpustakaan, serta gudang penyimpanan barang di kompleks pesantren.
Beruntung, sebanyak 80 santri putra yang sedang bersiap menunaikan salat Jumat berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa adanya korban jiwa.
Pengasuh Pondok Al-Hikmah, Nur Laili Saadat, menjelaskan bahwa area yang terdampak paling parah adalah fasilitas penunjang pendidikan, laboratorium, dan gudang penyimpanan di tingkat atas.
"Yang terbakar itu ruang lab, perpustakaan sama gudang. Untuk di lantai tiganya itu gudang," ungkap Nur Laili saat memberikan keterangan mengenai bagian bangunan yang terbakar.
Nur Laili juga menuturkan bahwa para santri awalnya mendengar suara mencurigakan dari arah ruangan saat sedang beristirahat atau mengerjakan tugas menjelang waktu salat Jumat.
"Jam sepuluh, lebih sepuluh begitu, tapi api sudah membumbung itu situasinya," tambah Nur Laili ketika memperkirakan waktu kemunculan api pertama kali.
Terkait pemicu kebakaran, pihak pengasuh menduga adanya kendala pada instalasi kelistrikan bangunan yang dulunya merupakan bagian dari bantuan pemerintah.
"Sepertinya itu konslet. Ya memang kita akui instalasinya itu mungkin agak kurang benar," ujar Nur Laili .
Ia menambahkan, penambahan instalasi secara mandiri di kemudian hari turut menjadi salah satu faktor yang kini dievaluasi oleh pihak pengelola pondok.
Sementara itu, pihak penanggulangan bencana daerah langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima informasi darurat dari masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, mengatakan bahwa petugas segera dikerahkan setelah menerima laporan melalui layanan darurat 112.
"Petugas menerima laporan kebakaran melalui layanan 112," ujar Wiku Birawa .
Wiku memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini dan fokus utama petugas saat itu adalah penanganan cepat serta pencegahan api agar tidak merambat lebih luas.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya material, keretakan bagian atap dari samping yang dipasang di situ. Masih kita fokus pada penanganannya dulu, mungkin nanti terkait dengan penyebab kita didalami dari teman-teman polisi," pungkas Wiku Birawa .
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....