Jombang Fest 2026 Segera Digelar, Potensi Lokal Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi
- 30 Sep 2026 20:53 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Jombang Fest 2026 segera digelar dengan membawa potensi lokal sebagai salah satu kekuatan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-116 Kabupaten Jombang ini berlangsung mulai tanggal 2 hingga 24 Oktober 2026, dengan kegiatan yang mencakup olahraga, seni budaya, literasi, religi, hingga pameran produk unggulan daerah.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan, pelaksanaan Jombang Fest tidak hanya ditujukan sebagai agenda hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkolaborasi sekaligus memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.
"Monggo hadir bersama keluarga. Mari kita ramaikan ruang kolaborasi ini sekaligus membantu menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Jombang, demi mewujudkan Kabupaten Jombang yang Maju dan Sejahtera Untuk Semua," ujar Bupati Jombang Warsubi, Rabu, 30 September 2026.
Menurut Warsubi, rangkaian Jombang Fest diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain mengangkat kekayaan budaya lokal, kegiatan ini diarahkan untuk memperkenalkan UMKM dan produk unggulan Jombang, mengembangkan industri kreatif, serta memberikan ruang bagi generasi muda dan komunitas untuk menunjukkan karya dan kreativitasnya.
“Potensi wisata dan jejaring kolaborasi antarpelaku daerah menjadi bagian yang ingin diperkuat. Kami berharap berbagai potensi itu dapat berkembang sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Rangkaian Jombang Fest 2026 diawali Kick Off dan Logo Launch pada 2 Oktober. Pada tanggal yang sama hingga 4 Oktober, GOR Merdeka Jombang menjadi lokasi kompetisi bola basket 3X3 tingkat Jawa Timur. Selanjutnya, kejuaraan futsal se-Kabupaten Jombang berlangsung pada 6 hingga 11 Oktober di tempat yang sama.
Memasuki pertengahan Oktober, agenda berlanjut dengan Jombang Marching Competition pada 10 dan 11 Oktober di Alun-Alun Jombang. Kegiatan tersebut dilanjutkan Festival Literasi di Pendopo Jombang serta Jombang Bersholawat bersama Gus Iqdam pada 13 Oktober.
Berbagai kegiatan berbasis komunitas dan potensi lokal kemudian digelar mulai 18 Oktober. Di antaranya Jombang OTO Contest, Jor-Joran Mancing Jombang, Festival Lansia, Tobacco Agropreneur Day, serta UMKM Expo yang berlangsung 20 hingga 24 Oktober di Alun-Alun Jombang.
Sementara dari sektor seni dan budaya, masyarakat dapat mengikuti Fashion Show Symphony Batik Jombang, Parade Tari Anak, hingga pagelaran wayang kulit. Rangkaian tersebut turut menjadi ruang untuk memperkenalkan karya seni dan budaya lokal kepada masyarakat.
Peringatan Hari Jadi ke-116 Kabupaten Jombang dipusatkan pada 21 Oktober melalui upacara hari jadi, Kirab Santri, Parade Tari Anak, serta Istighosah Kubro. Kegiatan sosial juga melengkapi rangkaian, di antaranya khitanan massal untuk 210 anak pada 22 Oktober dan operasi katarak gratis bagi 116 orang pada 24 Oktober.
Jombang Fest 2026 ditutup pada 24 Oktober melalui lomba desain batik dalam agenda Symphony Batik Jombang dan malam puncak di Alun-Alun Jombang. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempertemukan potensi budaya, kreativitas masyarakat dan produk unggulan lokal dengan aktivitas ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....