Milad ke-7, BPD Kediri Lestarikan Kuliner Nusantara dengan Berbagi Pecel Pincuk

  • 20 Sep 2026 12:23 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Kediri merayakan Milad ke-7 dengan cara merakyat. Mengusung tema 'BPD Berbagi untuk Negeri', perayaan dipusatkan di Taman Hijau Kawasan Wisata Simpang Lima Gumul (SLG), Minggu, 20 September 2026

RRI.CO.ID, Kediri - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Kediri merayakan Milad ke-7 dengan cara merakyat. Mengusung tema 'BPD Berbagi untuk Negeri', perayaan dipusatkan di Taman Hijau Kawasan Wisata Simpang Lima Gumul (SLG), Minggu, 20 September 2026.

Agenda tersebut pun langsung menarik antusiasme ratusan warga. Apalagi sebagai bentuk kecintaan terhadap warisan kuliner Nusantara, perayaan diisi dengan aksi sosial bagi-bagi ribuan porsi kuliner khas Kediri, yakni nasi pincuk pecel tumpang. Tidak hanya memanjakan lidah pengunjung, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan dan melestarikan warisan kuliner tradisional Kediri.

Ketua DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Kediri, Mohammad Sofyan Ali, menjelaskan pemilihan tema 'BPD Berbagi untuk Negeri' merefleksikan komitmen nyata lembaga dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. "Di usia yang ketujuh ini, kami ingin BPD tidak hanya hadir sebagai lembaga legislatif di tingkat desa, tetapi juga benar-benar dirasakan kehadiran dan manfaat sosialnya oleh masyarakat luas. Salah satunya melalui aksi berbagi kuliner khas daerah kita tercinta," ujar Mohammad Sofyan Ali.

Selain pembagian kuliner gratis, BPD Kabupaten Kediri juga menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri untuk menyelenggarakan bakti sosial berupa cek kesehatan gratis. Layanan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi kesehatan umum bagi pengunjung Taman Hijau SLG, terutama lansia dan keluarga.

Dalam momentum hari jadi tersebut, Mohammad Sofyan Ali juga menegaskan, pentingnya peran strategis BPD dalam memajukan roda pemerintahan di tingkat desa. Ia menyatakan BPD Kabupaten Kediri akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri maupun pemerintah desa.

"BPD Kabupaten Kediri akan terus bersinergi dengan pemerintah desa. Sinergi yang harmonis antara kepala desa dan BPD adalah kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang transparan, akuntabel, serta bermuara pada kesejahteraan masyarakat desa," katanya.

BPD Kediri juga mendorong Kementerian Dalam Negeri segera menerbitkan Peraturan Menteri pengganti Permendagri Nomor 110 tentang BPD yang dinilai sudah tidak relevan setelah disahkannya UU Desa Nomor 3 Tahun 2024 dan PP 16 Tahun 2026. BPD berharap Permen baru memberi kepastian hak-hak dan penguatan tupoksi BPD di desa.

"Selama ini BPD banyak yang belum bisa diperankan sebagaimana mestinya. Seyogyanya Permendagri yang baru nanti lebih memerankan BPD pada proporsinya dan memberikan hak-hak BPD seperti Pemerintahan Desa yang lain," katanya.

Ia mencontohkan seperti Kepala Desa dan Perangkat Desa yang SILTAP dan tambahan penghasilan lainnya diatur detail. Lalu, BPD dikembalikan pada kemampuan Desa masing-masing, dan itu dinilai belum berkeadilan bagi BPD.

'Karena kita sama-sama penyelenggara Pemerintahan Desa yang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya diatur oleh undang-undang. Bahkan BPD itu sama dengan Kepala Desa dan di SK oleh Bupati," katanya.

Dalam Milad ke-7 tersebut, juga digelar lomba penyajian nasi pecel tumpang dengan peserta dari seluruh PAC Abpednas se-Kabupaten Kediri. Para peserta harus menyajikan nasi pecel tumpang dengan lauk khas rempeyek. Panitia mendatangkan juri dari pengurus PKK Kabupaten Kediri.

"Penilaian meliputi penyajian, keserasian antara nasi dengan sayur, serta rasa. Panitia juga menyediakan hadiah berupa trofi dan piagam penghargaan. Acara Milad ditutup dengan pemberian penghargaan kepada pengurus PAC Abpednas yang kreatif dan inovatif," katanya.

Dengan Milad ini, diharapkan BPD Kabupaten Kediri terus adaptif, profesional, dan berdedikasi tinggi dalam mengemban amanah rakyat desa hingga tahun-tahun mendatang. Sementara itu, warga Kediri, Muhamad Ikwan, mengapresiasi, kegiatan Milad ke-7 BPD Kabupaten Kediri yang dinilai kreatif dan dekat dengan masyarakat.

"Pembagian nasi pincuk pecel tumpang gratis tidak hanya membantu warga, tetapi juga menjadi ajang promosi kuliner khas Kediri agar tidak tergerus zaman," kata Ikwan.

Ia berharap, kegiatan serupa terus digelar dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM dan generasi muda. "Acara seperti ini bagus, kuliner lokal kita jadi terangkat. Semoga BPD makin solid dan terus hadir untuk masyarakat desa," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....