Kediri Siapkan Atlet Senam Muda Hadapi Porprov 2027
- 18 Sep 2026 22:26 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Kabupaten Kediri menyiapkan atlet senam muda untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Pembinaan dilakukan sejak usia sekolah dasar dengan memanfaatkan berbagai kompetisi sebagai sarana mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding atlet.
Upaya regenerasi tersebut terlihat dari keterlibatan 12 atlet senam Kabupaten Kediri dalam Kejuaraan Provinsi Persatuan Senam Indonesia (PERSANI) Jawa Timur 2026. Kejuaraan yang diikuti 279 atlet dari 24 kabupaten/kota itu mempertandingkan nomor senam aerobik, artistik, dan ritmik, pada 15-20 September 2026, di Convention Hall Simpang Lima Gumul.
Kejuaraan tingkat provinsi menjadi bagian dari proses pembinaan karena atlet dapat menguji kemampuan menghadapi peserta dari berbagai daerah. Hasil pertandingan juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan atlet yang dipersiapkan menghadapi kompetisi berikutnya.
Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata menyampaikan pembinaan atlet senam telah dimulai sejak usia sekolah dasar. Atlet yang masih berusia sekitar 10 tahun juga mulai dipersiapkan sebagai bagian dari regenerasi untuk menjaga kesinambungan prestasi cabang olahraga tersebut.
KONI Kabupaten Kediri menargetkan pembinaan tersebut dapat menghasilkan atlet yang mampu bersaing pada Porprov 2027, termasuk mengejar medali emas. Persiapan dilakukan secara bertahap agar atlet memiliki waktu yang cukup untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
“Kami membangun pembinaan sejak usia SD, termasuk atlet yang masih sekitar 10 tahun. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi ke depan dengan target meraih medali emas pada Porprov 2027,” ujar Hakim, Jumat, 18 September 2026.
Di luar persiapan atlet, KONI Kabupaten Kediri juga mulai mempersiapkan diri menghadapi rencana sebagai tuan rumah Porprov Jawa Timur 2029. Salah satu tahapan yang dilakukan yakni mengecek sejumlah lokasi yang berpotensi digunakan sebagai venue pertandingan.
Hakim menyebut hasil survei venue nantinya akan disampaikan kepada KONI Jawa Timur sebagai bagian dari proses pembahasan kesiapan Kabupaten Kediri menjadi tuan rumah Porprov 2029.
“Survei venue sudah mulai dilakukan. Hasilnya akan kami laporkan kepada KONI Jawa Timur untuk ditindaklanjuti dan selanjutnya dibahas bersama pemerintah provinsi,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan Kejurprov menjadi salah satu tolok ukur perkembangan atlet senam yang tengah dibina di Kabupaten Kediri. Selain kemampuan teknis, pengalaman bertanding dinilai penting untuk membentuk kesiapan atlet menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan lebih tinggi.
“Kejurprov ini dapat menjadi sarana untuk mengukur perkembangan bibit atlet senam di Kabupaten Kediri. Para atlet juga mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat provinsi yang penting untuk perkembangan mereka,” ujar Dewi.
Menurut Dewi, pembinaan olahraga di Kabupaten Kediri diarahkan untuk menghasilkan atlet yang mampu berprestasi secara berkelanjutan. Regenerasi atlet muda diharapkan dapat memperkuat kontingen daerah dalam berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat provinsi hingga kompetisi nasional dan internasional.
“Pembinaan ini diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi yang nantinya dapat membawa nama Kabupaten Kediri di Porprov, PON, maupun berbagai event di tingkat nasional dan internasional,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....