Harga Daging Ayam di Pasar Setonobetek Kembali Naik
- 14 Sep 2026 07:00 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Harga daging ayam potong di Pasar Tradisional Setonobetek, Kota Kediri, Jawa Timur, kembali meroket secara signifikan
- Tingginya grafik permintaan daging ayam seringkali tidak diimbangi dengan kelancaran rantai pasok dari pihak distributor
RRI.CO.ID, Kediri – Harga daging ayam potong di Pasar Tradisional Setonobetek, Kota Kediri, Jawa Timur, kembali meroket secara signifikan. Lonjakan harga komoditas hewani ini menembus angka Rp 39.000 per kilogram, naik dari harga di pekan sebelumnya yang berkisar antara Rp 36.000 hingga Rp 37.000 per kilogramnya.
“Kenaikan harga daging ayam potong memang bertahap namun terus meroket. Pemicunya permintaan dari pembeli yang selalu tinggi untuk kegiatan slametan, hajatan, dan katering dalam jumlah besar,” kata Wulandari, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Setonobetek, Senin, 14 September 2026.
Tingginya grafik permintaan daging ayam seringkali tidak diimbangi dengan kelancaran rantai pasok dari pihak distributor. Menurut Wulandari, pasokan akhir-akhir ini kembali tersendat sehingga membuat para pedagang sering mengantre lebih lama demi mendapatkan barang dagangan mereka.
Tidak dipungkiri, kondisi kelangkaan stok di tingkat agen pada umumnya menjadi pemicu utama melambungnya harga komoditas daging ayam ras di pasar retail. Dampak dari lonjakan harga ini tentu saja mempengaruhi daya beli masyarakat yang berkunjung ke sejumlah pasar tradisional.
“Kebetulan serumah makanan favoritnya olahan ayam. Harga daging ayam potong yang terus merangkak naik jelas bikin pusing kepala emak-emak,” ujar Ika Mardiana, warga Kota Kediri, Senin pagi.
Ditambahkannya, ia terpaksa mengurangi porsi belanjaan daging ayam hariannya agar anggaran dapur tetap stabil dan kebutuhan pokok lainnya terpenuhi dengan baik. Di sisi lain, berkurangnya daya beli konsumen daging ayam ras jelas berimbas langsung pada penurunan omzet yang harus ditanggung oleh para pedagang pasar.
Akibat sepinya pembeli yang mampu menebus harga ayam dengan nominal tinggi, rata-rata omzet harian pedagang pun ikut menyusut beberapa persen. “Harapannya pemerintah ikut mengupayakan harga-harga terus normal, tidak hanya daging ayam tentunya. Kalau di angka Rp 39.000 saja sudah sangat memberatkan, apalagi kalau sampai tembus Rp 40.000 lebih seperti ketika lebaran lalu,” ucap Ika, sapaan akrab ibu rumah tangga dengan tiga orang anak ini kepada RRI Kediri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....