Erupsi di Sejumlah Gunung, Aktivitas Kelud Masih Berstatus Level Normal

  • 08 Sep 2026 16:52 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Erupsi yang terjadi di sejumlah gunung api di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir tidak diikuti peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Kelud
  • Pemerintah Kabupaten Kediri mengingatkan wisatawan untuk tetap mengikuti informasi resmi dan arahan petugas selama berada di kawasan Gunung Kelud

RRI.CO.ID, Kediri – Erupsi yang terjadi di sejumlah gunung api di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir tidak diikuti peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Kelud. Hingga Selasa, 8 September 2026, gunung yang berada di wilayah Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang tersebut masih berstatus Level I atau Normal berdasarkan hasil pemantauan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud.

Kondisi tersebut menjadi kabar positif bagi masyarakat dan wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan wisata Gunung Kelud. Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap aktivitas vulkanik sejumlah gunung api, kondisi Kelud terpantau relatif stabil.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Kelud, Deny Erlangga mengatakan, aktivitas Gunung Kelud tidak terpengaruh oleh erupsi gunung api lain. Masing-masing gunung memiliki sistem vulkanik dan kondisi geologi yang berbeda sehingga aktivitas di satu gunung tidak serta-merta memicu perubahan aktivitas gunung lainnya.

"Kondisi Kelud baik-baik saja dan tidak terpengaruh oleh erupsi gunung lain, sebab tidak berada dalam satu lempeng tektonik," ujar Deny.

Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi visual kawah Gunung Kelud terlihat jelas dengan asap kawah nihil. Danau kawah juga masih tampak berwarna hijau alami, sementara suhu air tercatat sekitar 28,53 derajat Celsius.

Dalam pemantauan tersebut memang tercatat empat kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo antara 1 hingga 32 milimeter. Namun, secara keseluruhan aktivitas kegempaan Gunung Kelud masih berada dalam batas normal dan belum menunjukkan perubahan yang mengarah pada peningkatan aktivitas vulkanik.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi menyatakan, kawasan wisata Gunung Kelud tetap dibuka untuk masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kediri terus berkoordinasi dengan PVMBG untuk mengikuti perkembangan aktivitas gunung sekaligus memastikan keamanan wisatawan.

"Alhamdulillah Kelud, sesuai pemantauan kami bekerja sama dengan rekan-rekan dari PVMBG, aktivitasnya masih normal. Baik kondisi permukaan kawah, suhu, maupun gempanya," ujar Mustika.

Meski berstatus Level I atau Normal, wisatawan tetap diminta mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan Gunung Kelud. Pengunjung tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius satu kilometer dari titik kawah.

Selain wisatawan, warga dan penambang pasir yang beraktivitas di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Kelud juga diimbau tetap waspada, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi memicu aliran lahar.

Kondisi Gunung Kelud yang masih normal juga membuat sejumlah wisatawan tetap memilih berkunjung. Salah satunya Beni Setiawan, wisatawan asal Blitar, yang mengaku sempat khawatir setelah mengetahui adanya erupsi di sejumlah gunung api di Indonesia.

Namun, setelah memperoleh informasi mengenai kondisi Gunung Kelud melalui sumber resmi, Beni memutuskan tetap datang untuk menikmati panorama kawasan wisata Gunung Kelud. "Sempat ada perasaan khawatir, tapi saya yakin kondisi Gunung Kelud masih aman karena rajin mengecek informasi terkini. Ini pertama kalinya saya ke Kelud karena penasaran sekali dengan pemandangannya," kata Beni.

Pemerintah Kabupaten Kediri mengingatkan wisatawan untuk tetap mengikuti informasi resmi dan arahan petugas selama berada di kawasan Gunung Kelud. Status Level I menjadi dasar pembukaan aktivitas wisata, namun kewaspadaan dan kepatuhan terhadap batas aman tetap menjadi bagian penting untuk menjaga keselamatan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....