Lahan Tebu Milik PT SGN Terbakar, Kerugian Capai Rp33 Juta
- 07 Sep 2026 21:00 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Lahan tebu milik PT. Sinergi Gula Nusantara seluas 5 hektar di Dusun Tegalrejo, Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri terbakar
- Semua pihak diminta lebih hati-hati dan tidak membuang puntung rokok sembarangan di ladang
RRI.CO.ID, Kediri – Lahan tebu milik PT. Sinergi Gula Nusantara seluas 5 hektar di Dusun Tegalrejo, Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri terbakar pada Senin, 7 September 2026. Api berhasil dipadamkan petugas Damkar setelah hampir 2 jam berjuang.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan kebakaran pertama kali dilaporkan warga bernama Galih pada pukul 17.00 WIB."Tim Damkar Pos Ngadiluwih langsung meluncur ke lokasi 3 menit kemudian," kata Kaleb.
Lalu, ungkapnya, setelah menerima laporan, tim kami berangkat pukul 17.03 WIB dan tiba di lokasi pukul 17.25 WIB. Api berhasil dipadamkan pada pukul 18.55 WIB."Pada kejadian ini, kami mengerahkan 1 unit armada damkar kapasitas 2500 liter," kata Kaleb.
Menurut Kaleb, penyebab kebakaran belum diketahui. Bahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Sementara, sebut Kaleb, kerugian ditaksir mencapai Rp33 juta dari 5 hektar lahan yang terbakar. Untuk lahan seluas 5,2 hektar lainnya berhasil diselamatkan dengan estimasi nilai Rp34 juta.
"Kami imbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat musim kemarau dan angin kencang seperti sekarang. Hindari membakar sampah sembarangan di dekat lahan pertanian," ujarnya.
Kaleb menambahkan, Satpol PP bersama BPBD dan stakeholder terkait akan terus meningkatkan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran lahan selama musim kemarau.
Terpisah, insiden kebakaran lahan tebu ini membuat warga lain di Kabupaten Kediri, Kurniawan, mengaku khawatir dengan kondisi saat ini. Sebab, pada musim kemarau ini biasanya hembusan angin kencang sekali.
"Saya jadi was-was kalau lihat ada kebakaran, apalagi sekarang musim angin kencang," kata Kurniawan. Ia berharap, semua pihak lebih hati-hati dan tidak membuang puntung rokok sembarangan di ladang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....