Petani Bawang Desa Darungan Gelar Shalawatan, Jamaah Shalatawan Antusias

  • 06 Sep 2026 18:29 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Mewujudkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, petani bawang desa darungan, kecamatan Pare, Kabupaten Kediri menggelar shalawatan. Kegiatan shalawatan kali ini mendapatkan respon antusias bagi para jamaah yang hadir, tidak hanya warga desa darungan melainkan masyarakat luar juga turut hadir untuk memeriahkan.

Selain wujud rasa syukur yang telah dirasakan oleh petani bawang desa Darungan, kegiatan ini juga bertepatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Ribuan jamaah shalawatan secara khidmat nampak memadati lapangan desa darungan, mereka rela untuk hadir satu jam sebelum acara dimulai.

Pada kesempatan ini Gus Ma’adzallah selaku Penceramah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Sumbersari, Kencong, desa Kepung, Kabupaten Kediir ketika diwawancarai oleh rri.co.id, Sabtu, 05 September 2026, malam, menjelaskan pentingnya sebagai umat muslim bersyukur atas nikmat, rezeki yang diterima.

“Penting bagi kita umat muslim untuk muhasabah diri agar selalu bersyukur dengan nikmat dan rezeki yang telah Allah SWT berikan, dapat mengelola lahan kita untuk beribadah seperti tasyakuran salah satu contohnya. Bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ini merupakan moment yang pas bagi kita untuk kita jadikan tauladan agar kelak mendapatkan syafaat beliau.” ujar Gus Ma’ad sapaan akrabnya.

Ia juga menyampaikan dengan kita umat muslim yang memuliakan kelahiran Nabi Muhammad SAW akan mendapatkan pahala yang berlimpah, mendapatkan syafaat kelak dihari kiamat, dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Perlunya mengungkapkan rasa syukur jika mendapatkan nikmat dan rezeki yang diperoleh, agar nantinya kita mendapatkan ketenangan, dijauhkan dari rasa kufur nikmat, dan tentunya Allah SWT akan menambah nikmat-Nya kepada kita.

Sementara itu salah satu jamaah yang hadir bernama Khoirunnisa warga desa Tertek menjelaskan alasannya rela untuk menghadiri shaawatan yang digelar pada malam hari.

“Saya Nisa dari desa Tertek, Pare, sengaja hadir mengikuti kegiatan shalawatan ini karena ingin mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW, karena jika kita selalu bershalawat dan mengingat Beliau maka tentunya kita juga akan mendapatkan pahala.” Jelas Nisa.

Nisa juga berpesan kepada seluruh jamaah yang hadir untuk bersikap tertib selama acara berlangsung agar kegiatan shalawatan juga berjalan khidmat dan penuh barokah.

“Semoga para jamaah yang hadir baik itu warga desa darungan maupun luar desa darungan untuk tertib selama acara ini, fokus bershalawat, tentunya agar mendapatkan barokah kanjeng nabi Muhammad SAW. Kegiatan semacam ini semoga tidak hanya di desa darungan saja, desa lain semoga melakukan kegiatan yang sama.” ujarnya. (Shinta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....