Presiden Prabowo Dorong NU Ikut Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

  • 31 Agt 2026 17:46 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Presiden Prabowo Subianto mendorong Nahdlatul Ulama (NU) ikut berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Gedung Serba Guna KH Wahab Chasbullah, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin, 31 Agustus 2026.

Prabowo mengatakan upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat harus menjadi tanggung jawab bersama. Ia menilai NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia memiliki posisi strategis untuk ikut mendorong masyarakat, khususnya warga NU, agar dapat mencapai kehidupan yang lebih layak.

“Jadi inilah saya kira kewajiban kita bersama. Fokus perhatian dan tujuan dari strategi transformasi bangsa yang sekarang saya pimpin dan kendalikan adalah bagaimana mengangkat sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan. Kita harus berani,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pemerintah telah menunjukkan upaya tersebut dalam dua tahun pertama pemerintahannya. Ia menegaskan agenda peningkatan kesejahteraan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja bersama seluruh elemen bangsa.

“Dan kita sudah buktikan dalam dua tahun pertama kita. Jadi hari ini saya katakan, saya diterima sebagai anggota NU. Terima kasih. Berarti NU harus bersama seluruh rakyat Indonesia secara gotong royong. Kita akan bekerja keras di semua bidang,” katanya.

Prabowo menekankan pengelolaan kekayaan nasional menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap seluruh potensi yang dimiliki Indonesia dapat dikelola secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

“Kuncinya adalah kita mengelola kekayaan kita sehingga bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat,” ucapnya.

Prabowo juga menilai kepentingan NU tidak terlepas dari peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Sebagai organisasi dengan basis warga yang besar, NU dinilai memiliki tanggung jawab untuk ikut memastikan masyarakat memperoleh tingkat kehidupan yang layak.

Presiden berharap berakhirnya Muktamar ke-35 NU menjadi awal bagi organisasi untuk memperkuat kontribusinya kepada masyarakat dan bangsa. Ia menyebut negara, bangsa, dan umat menantikan kiprah NU dalam menjalankan peran sosialnya pada masa mendatang.

“Negara, bangsa, dan umat menunggu dharmabakti NU di hari-hari, bulan-bulan, dan tahun-tahun yang akan datang,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....