Muktamar NU Kejar Penyelesaian Pemilihan Ketum PBNU
- 30 Agt 2026 17:33 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, mengejar penyelesaian seluruh tahapan pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Minggu, 30 Agustus 2026. Proses tersebut ditargetkan rampung sebelum Muktamar ditutup pada Senin, 31 Agustus 2026.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan agenda pemilihan pada Minggu mencakup tahapan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) hingga penentuan Ketua Umum PBNU. Prosesnya juga diperkirakan berlanjut hingga malam hari.
"Masih ada agenda AHWA dan pemilihan Ketua Umum. Setelah itu prosesnya akan dilanjutkan malam hari. Kemudian Senin pagi, insyaallah kita agendakan penutupan," kata Gus Rozaq.
Menurutnya, tahapan pemilihan belum dapat langsung dimulai karena hasil voting mengenai mekanisme pemilihan masih harus dihitung dan ditabulasi. Setelah proses tersebut selesai, tahapan AHWA baru dapat dilaksanakan.
Panitia akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mengejar seluruh rangkaian pemilihan agar selesai sesuai target. "Insyaallah akan kita maksimalkan," ujarnya.
Sebelumnya, peserta Muktamar ke-35 NU telah memutuskan perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU melalui voting. Keputusan tersebut mengubah mekanisme dari sistem satu orang satu suara menjadi pemilihan secara tidak langsung melalui AHWA.
Dari 552 suara yang masuk, sebanyak 401 suara mendukung mekanisme AHWA. Sementara 150 suara memilih mempertahankan sistem satu orang satu suara dan satu suara dinyatakan tidak sah.
Dengan perubahan mekanisme tersebut, proses pemilihan akan diawali dengan penentuan Rais Aam melalui AHWA. Tahapan ini menjadi bagian yang harus diselesaikan sebelum masuk ke proses pemilihan Ketua Umum PBNU.
Setelah Rais Aam terpilih, proses dilanjutkan dengan penjaringan dan penentuan calon Ketua Umum PBNU. Nama-nama yang memenuhi persyaratan selanjutnya diproses melalui mekanisme AHWA.
Seluruh rangkaian tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada Minggu, sehingga penutupan Muktamar ke-35 NU pada Senin pagi dapat berlangsung sesuai jadwal. Hasil pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 2026–2031 diharapkan telah ditetapkan sebelum forum tertinggi NU tersebut berakhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....