Zulkifli Hasan Dukung Pembangunan Kampus 2 Unwaha Demi Kemajuan Bangsa
- 28 Agt 2026 22:33 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID Jombang - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Kampus 2 Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) di Jombang. Agenda penting yang menandai tonggak sejarah baru dunia pendidikan tinggi di daerah tersebut diselenggarakan dengan khidmat pada hari Jumat, 28 Agustus 2026, tepat pukul 16.00 WIB.
Kehadiran tokoh nasional tersebut disambut hangat oleh jajaran pimpinan universitas, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyaksikan momentum bersejarah di lokasi pembangunan kampus. Dalam sambutannya di hadapan para hadirin, Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan progres pembangunan fasilitas baru perguruan tinggi tersebut guna meningkatkan mutu pendidikan.
Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan memegang peranan yang sangat krusial dan tidak bisa ditawar dalam upaya mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul serta berdaya saing global. Sebagai bentuk nyata dukungannya, Zulkifli Hasan hadir langsung untuk melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus baru tersebut secara simbolis.
"Saya dukung penuh Kampus 2 Mbah Wahab. Tadi saya meletakkan batu pertama. Mudah-mudahan dalam waktu singkat bisa selesai, kalau bisa jangan lama-lama, katanya tiga bulan kelar, insya Allah," ujar Zulkifli Hasan di hadapan para sivitas akademika dan masyarakat yang hadir. Lebih lanjut, Zulkifli Hasan menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sistem pendidikannya yang berkelanjutan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
Tanpa fondasi pendidikan yang kuat, sebuah negara tentu akan kesulitan untuk bersaing di kancah internasional dan menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia juga mengingatkan kembali jasa besar para pendiri bangsa, khususnya KH. A. Wahab Hasbullah (Mbah Wahab), salah satu ulama besar sekaligus pahlawan nasional pendiri Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, penggunaan nama besar pahlawan nasional pada institusi pendidikan tersebut membawa tanggung jawab moral yang besar untuk meneruskan cita-cita perjuangan mereka. Dalam pemaparannya, Zulkifli Hasan merefleksikan kembali sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang diraih melalui pengorbanan luar biasa dari para pendahulu dan para ulama pejuang.
Oleh karena itu, sambungnya, generasi masa kini memiliki kewajiban moral yang mutlak untuk mengisi kemerdekaan tersebut dengan karya nyata dan kontribusi positif bagi masyarakat. Salah satu bentuk pengisian kemerdekaan yang paling strategis dan berdampak jangka panjang adalah melalui pengembangan pusat-pusat ilmu pengetahuan dan institusi pendidikan tinggi.
"Mba Wahab ini pendiri kita, gak ada kalau gak ada Mbah Wahab dan para pendiri negeri ini kita gak ada hari ini, ya karena beliau-beliau itu berjuang. Maka kita sekarang bisa berada di sini," ungkap Zulkifli Hasan dengan nada penuh penekanan. Ia menambahkan bahwa keberadaan institusi pendidikan tinggi seperti Universitas Mbah Wahab merupakan wujud nyata penerusan semangat perjuangan para pendiri bangsa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menanggapi target waktu pembangunan fasilitas kampus baru tersebut, Zulkifli Hasan berpesan agar seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja secara efisien, disiplin, dan tepat waktu. Pihak yayasan dan panitia pembangunan pun menyambut baik arahan serta dukungan penuh yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui kehadiran Menko Pangan tersebut.
Dengan dimulainya pembangunan Kampus 2 ini, Universitas Mbah Wahab diproyeksikan mampu menampung lebih banyak mahasiswa serta memperluas kapasitas layanan pendidikannya secara optimal. Zulkifli Hasan menutup rangkaian kunjungannya sore hari itu dengan mendoakan agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti demi kemaslahatan umat dan kemajuan pendidikan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....