Menjelang Muktamar NU, Akses Ziarah Makam Gus Dur Dibuka 24 Jam
- 25 Agt 2026 20:51 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Akses ziarah ke Kawasan Makam Masyayikh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, termasuk makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, akan dibuka selama 24 jam menjelang hingga berakhirnya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Akses tersebut diberlakukan mulai 26 hingga 31 Agustus 2026 untuk mengantisipasi meningkatnya kedatangan peziarah selama Muktamar berlangsung.
Mudir V Bidang Pendidikan Formal Pesantren Tebuireng, KH Achmad Roziqi, mengatakan kebijakan tersebut disiapkan untuk memberikan kemudahan bagi peserta Muktamar maupun warga Nahdliyin yang ingin berziarah ke makam para masyaikh Tebuireng.
“Kami memberikan akses ziarah selama 24 jam agar para tamu Muktamar dan warga Nahdliyin dapat berziarah ke makam para masyaikh Tebuireng, seperti KH Hasyim Asy'ari, Gus Dur, KH Wahid Hasyim, serta masyaikh lainnya,” ujar Achmad, Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurut Achmad, jumlah peziarah diperkirakan meningkat seiring kedatangan peserta Muktamar ke kawasan Tebuireng. Karena itu, akses makam diperpanjang sepanjang hari selama periode pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
“Melihat potensi banyaknya peserta Muktamar yang datang ke Tebuireng, kami memutuskan membuka pintu gerbang makam selama 24 jam penuh,” jelasnya.
Akses tersebut dibuka sehari sebelum Muktamar dimulai dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.
Selain memperpanjang waktu kunjungan, Pesantren Tebuireng juga menyiapkan pengaturan arus peziarah. Koordinasi dengan tim keamanan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga ketertiban selama kawasan makam dibuka sepanjang waktu.
“Kami akan berkoordinasi dengan tim keamanan untuk membantu mengatur kedatangan dan arus peziarah selama akses makam dibuka nonstop,” kata Achmad.
Kawasan Makam Masyayikh Tebuireng menjadi lokasi pemakaman sejumlah tokoh penting, di antaranya pendiri NU KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim, dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Pembukaan akses selama 24 jam diharapkan dapat memberikan keleluasaan bagi peserta Muktamar dan masyarakat untuk berziarah tanpa terbatas waktu selama berada di Jombang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....