Sebanyak 69 Armada Ramaikan Karnaval Hasil Bumi di Jombang
- 22 Agt 2026 21:39 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Sebanyak 69 armada meramaikan Karnaval Mobil Hias dan Hasil Bumi di Kabupaten Jombang dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu, 22 Agustus 2026. Puluhan kendaraan tersebut terdiri atas mobil hias, kendaraan pengangkut hasil bumi, dan kereta kuda yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di wilayah perkotaan Jombang.
Karnaval diberangkatkan dari depan Stadion Merdeka, Jalan Presiden Abdurrahman Wahid, dan berakhir di depan Gedung Kesenian Jombang. Rute pawai meliputi Jalan A. Yani, Jalan R.E. Martadinata, dan Jalan Kusuma Bangsa.
Dari total peserta, sebanyak 21 armada merupakan mobil hias, 29 armada membawa hasil bumi, sedangkan 19 lainnya berupa kereta kuda. Peserta berasal dari organisasi perangkat daerah, BUMD, lembaga pendidikan, badan usaha, hingga komunitas masyarakat.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan karnaval menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kreativitas warga, dan potensi hasil bumi daerah.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus wadah untuk menampilkan kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta beragam hasil bumi Kabupaten Jombang. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat nasionalisme, memberikan hiburan kepada masyarakat, dan semakin mempererat kebersamaan antarwarga," ujar Warsubi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, menilai karnaval tersebut juga menjadi bentuk ungkapan syukur masyarakat atas potensi alam yang dimiliki Jombang.
"Karnaval Mobil Hias dan Hasil Bumi ini menjadi ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi seluruh elemen masyarakat dan memberikan dampak positif yang lebih luas. Semoga rasa syukur tersebut diiringi dengan semakin melimpahnya nikmat yang diberikan Tuhan setiap tahunnya," kata Wor Windari.
Sejumlah peserta membawa hasil bumi yang kemudian dibagikan kepada masyarakat di sepanjang jalur karnaval. Bupati Jombang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan DPRD turut membagikan sayur-mayur serta hasil bumi kepada penonton.
Selain menampilkan potensi daerah, karnaval tahun ini juga mengangkat kearifan lokal dari empat eks-Kawedanan, yakni Mojoagung, Ngoro, Ploso, dan Jombang. Masing-masing peserta menampilkan karakteristik dan potensi wilayah yang diwakilinya.
Karnaval ditutup dengan aksi Geber Emas atau Gerakan Bersama Edukasi Masyarakat Memilah Sampah. Bupati Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani, jajaran Forkopimda beserta istri, relawan, dan petugas kebersihan bersama-sama membersihkan sisa sayuran yang berserakan di sepanjang jalur pawai.
Aksi tersebut membuat jalur yang sebelumnya dipenuhi aktivitas masyarakat dan peserta karnaval kembali bersih setelah rangkaian kegiatan selesai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....