Diduga Ulah ODGJ, Pohon Beringin di Area Makam Ngasem Kediri Terbakar

  • 09 Jul 2026 23:30 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Diduga akibat ulah seorang ODGJ, sebuah pohon beringin di area makam Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri dilaporkan terbakar

RRI.CO.ID, Kediri - Diduga akibat ulah seorang ODGJ, sebuah pohon beringin di area makam Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri dilaporkan terbakar.

Dengan kejadian itu, Tim Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri berhasil memadamkan kebakaran pohon beringin di area makam Dusun Ngasem, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem pada Kamis malam, 9 Juli 2026.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.50 WIB dan langsung ditangani petugas setelah menerima laporan dari warga.

Berdasarkan laporan resmi Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, kebakaran diketahui pertama kali oleh warga sekitar.

"Api kemudian membesar dan dilaporkan ke perangkat desa," kata Kaleb.

Menurut Kaleb, laporan warga atas nama Handi diteruskan ke Pos Damkar Grogol pada pukul 18.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim segera bergerak.

"Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol berangkat menuju lokasi pada pukul 18.53 WIB dan sampai di lokasi pukul 19.10 WIB," demikian tertulis dalam laporan.

Ia merinci, proses pemadaman berlangsung selama 1 jam 17 menit. Petugas mulai memadamkan api pukul 19.13 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 20.30 WIB.

Dalam operasi ini, Tim dari Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri mengerahkan 1 unit armada Pos Grogol dengan kapasitas 5.000 liter bernomor polisi AG 8156 EP. Sebanyak 5 orang personel dikerahkan ke lokasi.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari pembakaran yang disengaja. Dari hasil asesmen awal di lapangan, api berasal dari ulah ODGJ yang berada di sekitar area makam.

Awalnya, api yang semula kecil kemudian membesar setelah diketahui warga. Beruntung warga segera melapor sehingga api tidak merembet ke bangunan sekitar.

Upaya pemadaman dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur yang berlaku. Petugas memfokuskan penyemprotan pada titik api di batang dan ranting pohon beringin.

Walau begitu, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Data menyebutkan nihil untuk luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia.

"Kerugian materil juga nihil. Sementara itu pohon yang terbakar berhasil dipadamkan sehingga tidak menimbulkan kerusakan lebih luas di area pemakaman," katanya.

Kaleb mengimbau, masyarakat untuk segera melapor jika melihat potensi kebakaran. Kewaspadaan warga sangat dibutuhkan, terutama di area pemukiman dan tempat umum.

Sebelumnya, Koordinator FPRB Wilayah Barat. Kamid mengatakan, telah memberikan himbauan kepada masyarakat.

"Kami sudah meminta warga agar selalu berhati-hati dengan sejumlah potensi bencana yang timbul saat cuaca ekstrem. Salah satunya pada musim kemarau seperti sekarang, yakni bahaya kebakaran yang dapat dipicu oleh berbagai faktor," kata Kamid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....