Santri di Kediri Maknai Perjuangan Pahlawan dengan Lomba Tradisional
- 20 Agt 2026 00:21 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar serangkaian perlombaan tradisional
RRI.CO.ID, Kediri - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar serangkaian perlombaan tradisional. Hal itu juga dihadirkan dengan kegiatan keharmonisan di lingkup ponpes.
Acara yang berlangsung di kompleks pesantren pada Selasa, 18 Agustus 2026 diikuti dengan antusias oleh ribuan santri yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara serta warga masyarakat sekitar. "Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus menanamkan jiwa nasionalisme di lingkungan pesantren," kata Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Ia menegaskan, bahwa keterlibatan santri dalam perayaan kemerdekaan merupakan wujud nyata rasa cinta tanah air. Menurut Sunarto, pesantren tidak hanya berperan sebagai benteng pendidikan moral dan agama, tetapi juga pusat gelora kebangsaan yang siap menjaga keutuhan NKRI.
"Melalui perlombaan yang penuh kegembiraan ini, para santri diajak memaknai perjuangan para pahlawan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kerja sama tim," ujar KH Sunarto.
Ia menjelaskan, sebanyak 15 jenis perlombaan tradisional digelar seperti balap karung, tarik tambang, hingga gobak sodor. Hal ini sebagai sarana membangun karakter kebersamaan santri sekaligus melestarikan permainan rakyat.
KH. Sunarto juga memberikan catatan khusus, mengenai permainan tradisional egrang (jangkungan) untuk dihadirkan pada agenda berikutnya karena nilai ketangkasannya yang luar biasa. M. Thobroni Ubaidah, Panitia Acara dalam laporannya mengatakan, bahwa rangkaian HUT Ke-81 RI di lingkungan Ponpes Wali Barokah diimplementasikan ke dalam beberapa kegiatan. Misalnya, pemasangan atau pengibaran bendera merah putih dan umbul di lingkungan pondok dan sekitar, sejak tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2026.
"Ada juga kerja bakti dan Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional (Geber Masjid), bersih-bersih di lingkungan pondok dan sekitar oleh segenap santri dan pengurus pada tanggal 10 Agustus 2026. Menyelenggarakan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dibagi di 2 tempat, diikuti guru pengurus, santri pondok, siswa SMP-SMA Wali Barokah Boarding School, serta anak-anak SD Alhasun," kata Thobroni Ubaidah.
Selain itu, lanjutnya, pelaksanaan kegiatan lomba-lomba Agustusan, bagi segenap santri dan warga pondok, baik lomba untuk anak-anak, remaja, hingga dewasa. Lalu, mengadakan Bazar dan Foto booth sebagai upaya menumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan para santri.
"Ada pula Jambore Nasional ke-2 Mbah Man Gowes Sakjagad (MGS), yaitu ajang gowes yang akan diikuti ribuan peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia pada tanggal 23 Agustus 2026. Mengikuti rangkaian kegiatan Agustusan bersama warga Kelurahan Burengan-Banjaran serta Pemkot Kediri, antara lain malam tasyakuran, jalan santai, Bazar & Pentas Seni, Kirab Bendera Merah Putih Raksasa," katanya.
Tak hanya itu, imbuhnya, juga Panggung Gembira sebagai puncak rangkaian acara Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia sekaligus penutupan. "Kami dari Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah bekerja sama mensukseskan acara ini. Juga ucapan terima kasih kepada pihak soponsor yang telah bekerja sama mendukung terselenggaranya acara," lanjut M. Thobroni.
Rangkaian perayaan kemerdekaan ini dijadwalkan berlangsung hingga Minggu mendatang dan akan ditutup dengan malam puncak Panggung Gembira yang menampilkan seni budaya santri berbalut teknologi videotron dan tata lampu modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....