PT KAI Dukung Mobilitas Peserta Muktamar NU di Jombang

  • 17 Agt 2026 20:24 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung mobilitas peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang dengan menyiapkan lebih dari 42 perjalanan kereta api. Penambahan dukungan transportasi ini disiapkan untuk mengantisipasi pergerakan peserta dan penggembira dari berbagai daerah selama Muktamar yang berlangsung 27-31 Agustus 2026.

Kepala Stasiun Jombang, Andri Puji, mengatakan jumlah penumpang menuju Jombang hingga saat ini masih relatif normal. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan persiapan untuk menghadapi kemungkinan peningkatan penumpang menjelang dan setelah pelaksanaan Muktamar.

“Untuk saat ini penumpang memang masih normal. Namun, kami tetap mengantisipasi kegiatan Muktamar di Jombang, terutama kemungkinan adanya peningkatan penumpang setelah rangkaian acara selesai,” ujar Andri, Senin, 17 Agustus 2026.

Andri memastikan ketersediaan tiket kereta api masih mencukupi bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menuju Jombang. PT KAI juga berkomitmen mendukung pelaksanaan Muktamar melalui penyediaan layanan angkutan kereta api.

“Sejauh ini tiket masih tersedia. Insyaallah, kami tetap memberikan dukungan terhadap kegiatan ini melalui layanan angkutan kereta api,” katanya.

Lebih dari 42 perjalanan kereta api disiapkan untuk melayani mobilitas peserta Muktamar dari berbagai wilayah. Penggunaan kereta api juga menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Penyelenggara merekomendasikan peserta memanfaatkan transportasi umum, termasuk kereta api, untuk menghindari penumpukan kendaraan di sekitar lokasi Muktamar. Langkah ini dinilai penting mengingat peserta dan penggembira diperkirakan datang secara bersamaan dari berbagai daerah.

Stasiun Jombang juga memiliki posisi strategis karena berada di kawasan perkotaan. Jaraknya dengan sejumlah akses menuju lokasi Muktamar relatif terjangkau sehingga peserta dapat melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lokal.

Dari Stasiun Jombang, peserta dapat menggunakan becak maupun ojek untuk menuju lokasi kegiatan. Waktu perjalanan diperkirakan sekitar 7 hingga 15 menit, dengan biaya yang relatif terjangkau.

Selain mengantisipasi arus kedatangan, pihak Stasiun Jombang juga mempersiapkan pelayanan untuk menghadapi peningkatan penumpang setelah rangkaian Muktamar berakhir. Pemantauan terhadap perkembangan jumlah penumpang akan terus dilakukan menjelang pelaksanaan kegiatan.

Dengan dukungan perjalanan kereta api dan tersedianya angkutan lanjutan dari Stasiun Jombang, peserta Muktamar memiliki alternatif transportasi yang dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Upaya tersebut diharapkan turut membantu menjaga kelancaran lalu lintas selama Muktamar ke-35 NU berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....