Antusias Warga Kediri Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Stadion Canda Bhirawa
- 17 Agt 2026 13:39 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Ribuan warga Kabupaten Kediri antusias mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Agenda ini digelar di Stadion Canda Bhirawa, Kecamatan Pare
RRI.CO.ID, Kediri - Ribuan warga Kabupaten Kediri antusias mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Agenda ini digelar di Stadion Canda Bhirawa, Kecamatan Pare, Senin, 17 Agustus 2026.
Antusiasme tersebut terlihat dari kehadiran ribuan peserta mulai dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ketua partai politik, tokoh masyarakat, organisasi mahasiswa, pelajar, TNI, Polri, hingga tokoh agama yang mengikuti upacara sejak pukul 08.00 WIB. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri, Yuli Marwantoko, mengapresiasi antusiasme tersebut.
Ia menilai tingginya partisipasi warga menjadi modal untuk memperkuat persatuan sekaligus memotivasi generasi muda. Terkait pembinaan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Yuli mengakui tahun ini perwakilan Kediri belum berhasil tampil di Istana Negara. Namun, ia meminta pelajar tidak patah semangat.
"Kami ke depan utamanya dua hal, fisik dan mental. Kalau fisik bisa kita latih, mental ini yang penting sekali," ujar Yuli.
Menurutnya, persiapan sejak dini perlu dilakukan bagi siswa SMA, MA, dan SMK, baik negeri maupun swasta. Keberhasilan putra-putri Kediri yang sebelumnya menembus Akademi TNI, Polri, maupun tampil di tingkat nasional diharapkan menjadi motivasi.
Diketahui, upacara tersebut dipimpin Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau akrab disapa Mas Dhito sebagai inspektur upacara. Bertindak sebagai komandan upacara Kapten Sulistiono, sedangkan pembacaan teks Proklamasi dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro.
Dalam amanatnya, Mas Dhito mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh isu yang beredar. "Di hari kemerdekaan ke-81 ini saya berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk tidak terpolarisasi dan tidak termakan isu-isu yang sifatnya hoaks," kata Mas Dhito.
Ia mengingatkan, peringatan kemerdekaan tidak hanya untuk merayakan keberhasilan bangsa, tetapi juga untuk mengenang perjuangan pahlawan. "Kita rayakan dengan suka dan duka. Apapun kita harus menghargai perjuangan pahlawan sampai dengan hari ini," ujarnya.
Mas Dhito juga mengajak masyarakat memiliki empati kepada saudara yang tertimpa musibah, baik di Kediri maupun daerah lain, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Selatan. "Semoga saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah diberikan kekuatan, ketabahan dan segala sesuatunya dipermudah oleh Allah SWT," katanya.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK), Umi Salamah, berharap momentum kemerdekaan memperkuat komitmen pemerintah mewujudkan Kabupaten Kediri yang inklusif. "Harapannya Kabupaten Kediri benar-benar merdeka dan bisa merasakan kesejahteraan, benar-benar inklusi kepada teman-teman disabilitas," kata Umi.
Setelah upacara, tampak rombongan melanjutkan mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI secara daring di halaman depan MTsN 1 Kabupaten Kediri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....