HUT ke-81 RI, Kecamatan Pare Kediri Tiadakan Karnaval dan Sound Horeg

  • 16 Agt 2026 16:04 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, tahun ini dikemas dengan sejumlah kegiatan yang mengedepankan ketertiban dan keamanan masyarakat, sehingga meniadakan karnaval dan sound horeg

RRI.CO.ID, Kediri – Memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, tahun ini dikemas dengan sejumlah kegiatan yang mengedepankan ketertiban dan keamanan masyarakat. Panitia lebih memilih meniadakan karnaval serta agenda yang melibatkan sound horeg.

Keputusan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Linda, warga di Kabupaten Kediri, dan insan di lembaga pendidikan, menilai langkah tersebut menjadi pilihan positif dalam memeriahkan momentum kemerdekaan.

"Peringatan HUT RI tidak harus selalu diisi dengan kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat," kata Linda, di Kediri, Minggu, 16 Agustus 2026.

Sebaliknya, jelas Linda, kegiatan yang edukatif dan melibatkan masyarakat secara luas dapat menjadi sarana menumbuhkan semangat kebersamaan. Pihaknya juga sangat mengapresiasi langkah Kecamatan Pare, yang memilih kegiatan positif untuk memperingati HUT RI.

"Ini bisa menjadi teladan bagi generasi muda agar ke depan, agar lebih memilih kegiatan yang aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas," ujar Linda.

Linda berharap, keputusan tersebut dapat menjadi contoh bagi penyelenggara kegiatan lainnya. Khususnya, dalam mengemas agenda peringatan kemerdekaan yang tetap meriah tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat.

Sementara itu, Camat Pare, Habib Adnan menyatakan, keputusan meniadakan karnaval dan kegiatan yang melibatkan sound horeg telah disepakati bersama panitia PHBN Kecamatan Pare. Pertimbangan utamanya adalah menghadirkan kegiatan yang minim risiko dan tidak membutuhkan pengerahan personel keamanan dalam jumlah besar.

"Kami bersama panitia sudah menyepakati kegiatan PHBN tahun ini diarahkan pada kegiatan yang minim risiko," tegas Habib Adnan.

Hal tersebut, imbuh Habib Adnan, salah satunya dengan meniadakan karnaval yang biasanya diramaikan sound horeg.

"Kami ingin peringatan HUT RI tetap meriah, tetapi keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap menjadi prioritas," kata Habib Adnan.

Sebagai gantinya, panitia PHBN Kecamatan Pare menyiapkan Gerak Jalan Umum yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Jumlah peserta dibatasi sebanyak 100 peleton untuk menjaga ketertiban dan kelancaran selama kegiatan berlangsung.

Gerak Jalan Umum tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026 dengan mengambil lokasi start dan finish di Stadion Canda Bhirawa Pare, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini juga akan mendapatkan pengamanan dari jajaran TNI dan Polri setempat.

Melalui konsep peringatan yang lebih tertib dan minim risiko, Pemerintah Kecamatan Pare berharap semangat kemerdekaan tetap dapat dirasakan masyarakat tanpa mengesampingkan keamanan, kenyamanan, serta kondusivitas wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....