Ringankan Beban Ekonomi, Pemkab Kediri Hadirkan Pasar Murah Tahap II

  • 01 Sep 2026 20:27 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Untuk meringankan beban ekonomi masyarakat Pemkab Kediri menghadirkan pasar murah tahap kedua pada Selasa 1 September 2026
  • Dengan program ini, Pemkab Kediri berharap dapat menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok

RRI.CO.ID, Kediri - Untuk meringankan beban ekonomi masyarakat Pemkab Kediri menghadirkan pasar murah tahap kedua pada Selasa, 1 September 2026. Lokasinya, di Desa Purwodadi, Kecamatan Ringinrejo. Pada agenda ini tampak antusias menyambut Pasar Murah Tahap II 2026.

Pemerintah Kabupaten Kediri bersama TP PKK menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah untuk meringankan beban masyarakat. Pasar murah merupakan inisiasi Bagian Perekonomian dan SDA bersama TP PKK Kabupaten Kediri.

Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja I Dyah Saktiana mengatakan, PKK ikut mendorong pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan melalui kegiatan ini. Dyah menyebut, ada beragam kebutuhan pokok tersedia.

Mulai dari telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng hingga produk olahan UMKM. "Utamanya masyarakat yang diperhatikan adalah warga yang kurang mampu dan lansia," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Kediri juga menyerahkan 200 paket souvenir berisi produk pabrik dan UMKM. Paket tersebut berisi abon lele, telur asin, beras, minyak goreng, sarden, dan kecap sebagai upaya mendorong produk UMKM lokal.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Kediri, Santoso mengatakan, sejumlah komoditas dijual lebih murah Rp1.000 hingga Rp2.000 dari harga pasaran. "Ini harus terus kita laksanakan agar masyarakat bisa merasakan dan membeli dengan harga murah dan inflasi bisa dikendalikan," kata Santoso.

Pemkab menargetkan pasar murah ini akan digelar bergilir di kecamatan lain agar manfaatnya dirasakan lebih luas. Sementara itu. Hanny, Warga Kabupaten Kediri mengaku, sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.

"Alhamdulillah sangat membantu. Harga minyak goreng, telur dan bawang lebih murah dari pasaran. Semoga kegiatan seperti ini rutin diadakan di desa-desa lain," kata Hanny.

Dengan program ini, Pemkab Kediri berharap dapat menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....