Penyerapan Tenaga Kerja Jadi Fokus Pemkot Kediri Tahun 2026

  • 25 Jul 2026 13:30 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Pemerintah Kota Kediri menjadikan peningkatan penyerapan tenaga kerja sebagai salah satu fokus pembangunan pada 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan angka pengangguran terbuka (TPT) sekaligus memperluas kesempatan kerja melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan penyedia lapangan pekerjaan.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengatakan upaya mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja terus diperkuat agar proses rekrutmen berlangsung lebih efektif. Menurutnya, kemudahan akses informasi lowongan secara terpusat dan proses seleksi yang terbuka menjadi bagian penting dalam meningkatkan peluang masyarakat memperoleh pekerjaan.

"Kami ingin semakin banyak warga Kediri yang terserap ke dunia kerja melalui proses rekrutmen yang terbuka, adil, dan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki masing-masing pencari kerja. Dengan begitu, kebutuhan perusahaan juga dapat terpenuhi secara lebih tepat," ujar Vinanda.

Ia menjelaskan, strategi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menurunkan angka pengangguran secara berkelanjutan. Selain membuka akses terhadap lowongan kerja, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Data Pemerintah Kota Kediri menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2025 turun dari 3,91 persen menjadi 3,76 persen. Capaian itu menempatkan Kota Kediri sebagai daerah dengan tingkat pengangguran terendah kedua di Jawa Timur setelah Kota Batu.

Meski demikian, Vinanda menilai capaian tersebut belum menjadi alasan untuk berpuas diri. Pemerintah Kota Kediri menargetkan TPT kembali turun menjadi 3,65 persen sepanjang 2026, bahkan diupayakan dapat menyentuh angka 3,5 persen melalui berbagai program perluasan kesempatan kerja.

"Target kami bukan sekadar menurunkan angka pengangguran, tetapi memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian mereka. Karena itu, penguatan kompetensi tenaga kerja juga menjadi perhatian utama," katanya.

Di sisi lain, pemerintah juga mengingatkan para pencari kerja agar tidak hanya bergantung pada ketersediaan lowongan, tetapi terus meningkatkan kemampuan melalui pelatihan, sertifikasi, maupun penguasaan keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.

"Persaingan kerja semakin ketat. Karena itu, jangan berhenti belajar dan terus tingkatkan kemampuan. Ketika kesempatan datang, bekal yang dimiliki akan menjadi nilai tambah untuk bersaing," tutur Vinanda.

Sebagai bagian dari upaya memperluas akses kerja, Pemkot Kediri sebelumnya telah menggelar kegiatan Urban Job Fair 2026 dengan tajuk “Menuju Karir yang Lebih Mapan”, yang berlokasi di Graha SMKN 1, pada Rabu, 22 Juli 2026. Sebanyak 4.500 lowongan pekerjaan disediakan oleh 63 perusahaan, terdiri atas 37 perusahaan yang membuka rekrutmen secara langsung dan 26 perusahaan yang berpartisipasi secara daring. Lowongan tersebut ditujukan bagi lulusan SMA/SMK, diploma, hingga sarjana dengan berbagai bidang pekerjaan.

Pemerintah Kota Kediri berharap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha terus diperkuat sehingga penyerapan tenaga kerja dapat meningkat setiap tahun. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga tren penurunan pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....