Minim Pendaftar, SDN Tertek 1 Pare Sambut Dua Murid Baru
- 14 Jul 2026 16:52 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Tahun ajaran 2026/2027 menjadi catatan tersendiri bagi SDN Tertek 1 Pare, Kabupaten Kediri, yang hanya menerima dua peserta didik baru
RRI.CO.ID, Kediri – Tahun ajaran 2026/2027 menjadi catatan tersendiri bagi SDN Tertek 1 Pare, Kabupaten Kediri, yang hanya menerima dua peserta didik baru. Sekolah dasar yang berlokasi di Jalan Panglima Polim Nomor 17, Desa Tertek, Kecamatan Pare ini hanya menerima dua peserta didik baru untuk kelas 1.
Kepala SDN Tertek 1 Pare, Kabupaten Kediri, Yulina Ovianti, jumlah tersebut menjadi yang paling sedikit sejak sekolah itu berdiri. "Kondisi ini membuat pihak sekolah harus menyesuaikan proses belajar mengajar, meski tetap berupaya memberikan pelayanan optimal kepada siswa," kata Kepala SDN Tertek 1 Pare, Kabupaten Kediri, Yulina Ovianti, Selasa, 14 Juli 2026.
Pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), jelasnya, kedua siswa baru tampak mengikuti kegiatan dengan fokus. Mereka mulai beradaptasi dengan lingkungan sekolah, didampingi guru dalam suasana yang kondusif.
"Karena jumlah siswa yang terbatas, pihak sekolah menggabungkan ruang belajar kelas 1 dan kelas 2. Meski demikian, proses pembelajaran tetap berjalan seperti biasa tanpa pengurangan jam belajar," katanya.
Di sisi lain, aktivitas siswa kelas atas tetap berlangsung. Sejumlah siswa terlihat berlatih baris-berbaris sebagai persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus mendatang.
Sebagian siswa lainnya mengikuti kegiatan pengenalan sekolah serta permainan edukatif yang dipandu guru di lingkungan sekolah. Yulina Ovianti mengatakan, dua siswa baru tersebut terdiri dari satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan.
"Untuk pembelajaran tetap kami lakukan seperti biasa. Walaupun jumlah murid hanya dua anak, tidak akan mengurangi jam pembelajaran maupun pelayanan kepada siswa," ujar Yulina.
Ia mengemukakan, minimnya jumlah peserta didik baru dipengaruhi banyaknya lembaga pendidikan dasar di sekitar sekolah. Dalam satu wilayah terdapat sedikitnya 11 sekolah, baik negeri maupun swasta, dengan jarak yang saling berdekatan.
"Ada empat SD negeri, tiga SDI, dan empat MI di sekitar sini. Karena jaraknya dekat, calon siswa terbagi ke banyak sekolah," katanya.
Yulina berharap, sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dapat dievaluasi, khususnya terkait jumlah pilihan sekolah yang dinilai memengaruhi pemerataan siswa. "Kalau bisa jumlah pilihan sekolah dipertimbangkan kembali atau sistem zonasinya dikaji ulang, supaya jumlah murid antar sekolah lebih merata," katanya.
Saat ini SDN Tertek 1 Pare memiliki total 47 siswa dari seluruh jenjang. Pada tahun ajaran sebelumnya, sekolah tersebut masih menerima sembilan siswa baru, sehingga penurunan tahun ini tergolong signifikan.
Meski jumlah peserta didik menurun, imbuhnya, sekolah tetap didukung delapan tenaga pendidik yang berkomitmen memberikan layanan pendidikan secara optimal. "Untuk pembelajaran berjalan normal seperti biasanya," katanya.
Terpisah, Kurniawan, seorang warga di Kediri mengatakan, sangat memberi apresiasi dengan semangat pendidik yang tetap gigih melayani pendidikan kepada dua murid tersebut. "Kami harap, situasi minimnya siswa yang mendaftar di SDN semacam ini dapat memperoleh perhatian dari pemerintah. Dengan demikian, ke depan generasi bangsa Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi emas," kata Kurniawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....