Pemkab Kediri Perkuat Akses Beasiswa bagi Siswa Boarding School

  • 23 Jul 2026 16:21 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri memperkuat akses beasiswa bagi siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School sebagai upaya memastikan lulusan dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dukungan pembiayaan akan diupayakan melalui kolaborasi pemerintah daerah bersama para donatur bagi siswa yang berhasil diterima di perguruan tinggi, dengan tetap mengacu pada mekanisme seleksi yang berlaku.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan, para siswa tidak perlu menjadikan persoalan biaya sebagai hambatan untuk melanjutkan pendidikan. Menurutnya, fokus utama peserta didik saat ini adalah belajar dengan sungguh-sungguh agar mampu diterima di perguruan tinggi. Setelah itu, pemerintah daerah akan mengupayakan dukungan beasiswa bersama para donatur.

"Fokus kalian sekarang adalah belajar dan diterima di perguruan tinggi. Setelah itu, persoalan beasiswa akan kami upayakan bersama pemerintah dan para donatur yang bersedia mengulurkan bantuan," kata Mas Dhito, usai melakukan kunjungan bertemu angkatan ke-empat tahun ajaran 2026/2027 SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Kamis, 23 Juli 2026

Selain memperkuat akses beasiswa, Pemerintah Kabupaten Kediri juga menargetkan capaian lulusan Boarding School SMA Dharma Wanita 1 Pare yang diterima di perguruan tinggi terus meningkat pada setiap angkatan. “Kami akan terus memantau perkembangan para siswa selama menjalani pendidikan hingga lulus agar target tersebut dapat tercapai. Harapannya angkatan kedua, ketiga, dan keempat yang baru masuk ini bisa mempertahankan apa yang sudah dicapai oleh angkatan pertama atau lebih,” ujar Mas Dhito.

Sementara itu, Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare, Ahmad Riziq Mubarok, mengatakan untuk mendukung target tersebut, sekolah telah menyiapkan program Pathway to University untuk mendampingi siswa sejak awal dalam menyusun portofolio dan menentukan jalur masuk perguruan tinggi sesuai potensi masing-masing.

“Jadi anak-anak kelas 10, 11, dan 12, bisa mengikuti program itu. Mereka harus mengumpulkan portofolio dan cv-nya yang bagus, yang nanti akan dipetakan mana yang berpotensi masuk ke kedinasan, ke SNMPTN, maupun perguruan tinggi yang berada di bawah Kemenag, seperti UIN dan lain sebagainya,” ujar Riziq.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMA Dharma Wanita 1 Pare menerima 100 siswa baru dari total 298 pendaftar yang mengikuti proses seleksi administrasi, home visit, tes psikologi, kesehatan, literasi, numerasi, hingga Focus Group Discussion (FGD). Antusiame jumlah pendaftar menunjukkan minat masyarakat terhadap sekolah berasrama di Kabupaten Kediri tetap tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....