Sempat Anjlok, Harga Telur Ayam di Kediri Mulai Merangkak Stabil
- 11 Jul 2026 05:20 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Harga telur ayam di Kabupaten Kediri mulai berangsur stabil setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Di tingkat pengecer, harga telur ayam kini berada di kisaran Rp23.000 per kilogram. Kondisi tersebut menunjukkan adanya pemulihan harga seiring meningkatnya permintaan pasar, meski pasokan telur masih tergolong melimpah.
Sebelumnya, harga telur ayam sempat turun hingga berada di kisaran Rp21.000 sampai Rp22.000 per kilogram. Penurunan tersebut membuat harga jual berada di bawah kondisi normal yang selama ini berlaku di pasaran.
Salah seorang pengecer telur di Pasar Pamenang Pare, Fachrul, mengatakan penurunan harga dipengaruhi oleh melemahnya permintaan selama masa libur sekolah.
“Salah satunya juga pengaruh MBG yang libur. Sedangkan produksi telur dari peternak justru tetap tinggi. Kondisi seperti itu akhirnya membuat harga telur turun,” ujarnya, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, memasuki pertengahan Juli, permintaan mulai menunjukkan peningkatan. Hal tersebut mendorong harga telur ayam kembali bergerak naik secara bertahap hingga kini mencapai sekitar Rp23.000 per kilogram.
"Harga telur sekarang mulai naik perlahan. Sebelumnya sempat berada di kisaran Rp21.000. Terus naik di harga Rp22.000 per kilogram, kemudian sekarang sudah di harga Rp23.000. Jadi naiknya itu bertahap. Permintaan juga mulai membaik meski pasokan dari peternak masih cukup banyak," jelas Fachrul.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas telur puyuh. Fachrul menyebut harga telur puyuh yang sebelumnya turun hingga sekitar Rp22.000 kini kembali normal berada di kisaran Rp28.000 per kilogram.
Di sisi lain, stabilnya harga telur disambut positif oleh masyarakat. Salah seorang pembeli, Varah, menilai kondisi tersebut masih cukup menguntungkan karena harga belum mengalami lonjakan yang signifikan dan masih dapat dijangkau oleh konsumen.
Menurut Varah, harga telur saat ini juga membantu pelaku usaha makanan yang menjadikan telur sebagai salah satu bahan baku utama. Ia berharap harga dapat dipertahankan agar biaya produksi maupun kebutuhan rumah tangga tetap terkendali.
"Kami berharap harga telur tetap stabil seperti sekarang. Kondisi ini cukup membantu, terutama bagi pelaku usaha kecil yang setiap hari membutuhkan telur dalam jumlah cukup banyak," kata Varah.
Hingga saat ini, ketersediaan telur ayam di Kabupaten Kediri masih dinilai aman. Pasokan dari peternak, pengecer, hingga pasar tradisional masih mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga belum terdapat indikasi kekurangan stok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....