Jasa Penjahit Bendera di Kediri Meningkat Menjelang HUT RI Ke-81

  • 30 Jul 2026 11:33 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, permintaan bendera Merah Putih dan umbul-umbul hasil jahitan rumahan di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan. Lonjakan pesanan bahkan telah dirasakan para penjahit sejak awal Juni 2026 dan terus berlangsung hingga menjelang Agustus.

Salah satu penjahit yang merasakan peningkatan tersebut adalah Siti Fatimah, warga Dusun Jombangan, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Ia mengatakan, pesanan datang dari masyarakat yang ingin mempersiapkan atribut peringatan HUT RI lebih awal.

Siti mengungkapkan, hingga akhir Juli 2026 dirinya telah menyelesaikan produksi sekitar 100 bendera dan umbul-umbul. Seluruh pesanan tersebut dikerjakan secara mandiri tanpa menambah tenaga kerja meski volume pekerjaan meningkat dibandingkan hari biasa.

"Pesanan mulai ramai sejak awal Juni. Sampai akhir Juli ini sudah sekitar 100 bendera dan umbul-umbul yang saya kerjakan. Semuanya saya jahit sendiri tanpa menambah pegawai," ujar Siti, saat ditemui RRI di rumahnya, Kamis, 30 Juli 2026.

Meningkatnya jumlah pesanan membuat Siti memutuskan menutup penerimaan pesanan baru. Menurutnya, waktu yang tersisa menuju peringatan HUT RI sudah terlalu singkat untuk menyelesaikan tambahan pesanan.

"Saya sudah tidak menerima pesanan lagi karena waktunya sudah mepet dengan 17 Agustus. Saya khawatir tidak bisa menyelesaikan tepat waktu jika tetap menerima order tambahan," katanya.

Ia menambahkan, permintaan tahun ini tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Kendati demikian, seiring meningkatnya harga bahan baku, harga jual produk juga mengalami penyesuaian sekitar Rp10.000 per item, dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk bendera Merah Putih, harga yang ditawarkan berkisar antara Rp15.000 hingga Rp30.000. Sementara itu, harga umbul-umbul bervariasi dan dapat mencapai Rp110.000, bergantung pada ukuran serta jenis kain yang digunakan.

Di sisi lain, meningkatnya permintaan jasa penjahit juga dipengaruhi pertimbangan harga dari masyarakat. Sebagian konsumen memilih memesan langsung kepada penjahit rumahan karena dinilai lebih ekonomis dibandingkan membeli produk yang dijual di lapak musiman pinggir jalan.

Salah seorang pelanggan, Fuji, mengaku rutin memesan bendera setiap tahun untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan. Ia memilih menggunakan jasa penjahit rumahan karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau sekaligus dapat menyesuaikan kebutuhan.

"Harganya lebih murah jika memesan langsung ke penjahit dibandingkan membeli di stan pinggir jalan. Setiap tahun saya memang rutin membuat bendera untuk ikut memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan," ujar Fuji.

Peningkatan permintaan tersebut menjadi indikator bahwa antusiasme masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terlihat sejak beberapa bulan sebelum puncak perayaan. Selain mendorong aktivitas usaha rumahan, kondisi ini juga mencerminkan tingginya partisipasi warga dalam mempersiapkan peringatan 17 Agustus di lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....