Desa Bersinar Jadi Ujung Tombak Pencegahan Narkoba di Kediri
- 02 Jul 2026 13:59 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika hingga tingkat desa melalui pembentukan 343 Desa Bersinar (Bersih Narkotika) dan satu kelurahan. Penetapan tersebut telah dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Kediri sebagai langkah memperluas jangkauan pencegahan, edukasi, rehabilitasi, serta penguatan peran masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNN Kabupaten Kediri, AKBP Andi Febrianto Ali, mengatakan pembentukan Desa Bersinar menjadi strategi untuk mengatasi keterbatasan sumber daya yang dimiliki BNN. Menurutnya, keterlibatan pemerintah desa akan memperkuat layanan pencegahan dan memudahkan masyarakat memperoleh edukasi maupun akses rehabilitasi di wilayah masing-masing.
"Kami ingin setiap desa menjadi perpanjangan tangan BNN. Dengan begitu, masyarakat tidak harus selalu datang ke kantor BNN untuk mendapatkan informasi, edukasi, maupun layanan rehabilitasi. Desa bisa menjadi tempat ataupun rumah pertama bagi masyarakat untuk memperoleh pendampingan," kata Andi, Kamis, 2 Juli 2026.
Andi menjelaskan, seluruh desa dan satu kelurahan di Kabupaten Kediri telah resmi ditetapkan sebagai Desa Bersinar melalui Surat Keputusan Bupati Kediri yang diterbitkan pada 15 Juni 2026. Saat ini, BNN bersama pemerintah daerah tengah menyiapkan tahapan peluncuran program beserta rencana aksi yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh wilayah.
"Secara legal, dasar hukumnya sudah ada. Sekarang kami tinggal melaksanakan peluncuran dan menjalankan rencana aksi yang telah disusun agar program ini benar-benar berjalan di setiap desa," ujarnya.
Ia menambahkan, Kabupaten Kediri berpeluang menjadi daerah pertama di Indonesia yang seluruh desa dan kelurahannya telah memiliki status Desa Bersinar. Keberadaan regulasi dari pemerintah daerah dinilai menjadi modal penting untuk memastikan keberlanjutan program tersebut.
BNN Kabupaten Kediri juga menyiapkan pengembangan kawasan percontohan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare. Wilayah tersebut direncanakan menjadi pusat wisata edukasi bebas narkoba melalui pembangunan Kantor Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
"Kami berharap Desa Tulungrejo bisa menjadi contoh bagaimana edukasi, pencegahan narkoba, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara terpadu sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," ujar Andi.
Di sisi lain, BNN juga memperkuat Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dengan melibatkan kader Posyandu, PKK, relawan, serta perangkat desa. Program tersebut difokuskan pada penyuluhan P4GN sekaligus pendampingan terhadap warga yang telah menyelesaikan proses rehabilitasi agar dapat kembali menjalani kehidupan sosial secara normal.
"Kalau ada warga yang mulai menunjukkan gejala penyalahgunaan narkoba, jangan langsung dijauhi. Yang dibutuhkan adalah pendampingan dan kepedulian agar mereka bisa pulih serta kembali berfungsi di lingkungan sosialnya," katanya.
Sementara itu, warga Pare, Indah Purnamasari, menilai pembentukan Desa Bersinar merupakan langkah yang tepat karena melibatkan masyarakat secara langsung dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, keterlibatan warga akan memperkuat pengawasan lingkungan sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap generasi muda.
"Program ini sangat baik karena masyarakat diberi ruang untuk ikut berperan. Kalau pemerintah, aparat, dan warga bergerak bersama mulai dari tingkat desa, saya yakin upaya mencegah penyalahgunaan narkoba akan jauh lebih efektif," ucap Indah.
Melalui penguatan Desa Bersinar di seluruh wilayah, Pemerintah Kabupaten Kediri dan BNN Kabupaten Kediri berharap pencegahan penyalahgunaan narkoba menjadi gerakan kolektif yang melibatkan pemerintah desa, relawan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari narkotika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....