Atasi Kemacetan, Flyover Mengkreng Ditarget Mulai Dibangun pada 2027

  • 30 Jun 2026 15:40 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Pembangunan Flyover Mengkreng ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027 sebagai upaya mengurai kemacetan di perlintasan sebidang yang menghubungkan Kabupaten Jombang, Kediri, dan Nganjuk. Menjelang pelaksanaan proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Jombang mulai menyiapkan proses pembebasan lahan sebagai salah satu syarat utama sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.

Pemerintah Kabupaten Jombang mengusulkan anggaran sekitar Rp20 miliar melalui Perubahan APBD 2026 untuk mendukung pengadaan lahan. Nilai tersebut masih bersifat estimasi karena kebutuhan anggaran final akan ditentukan setelah proses penilaian harga tanah (appraisal) oleh tim independen selesai dilakukan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Baperinda) Kabupaten Jombang, Hartono, mengatakan pemerintah pusat telah menetapkan penyediaan lahan sebagai tahapan yang harus dituntaskan lebih dahulu agar jadwal pembangunan tidak mengalami hambatan. "Target pembangunan memang diarahkan mulai tahun 2027. Karena itu, daerah diminta menyelesaikan seluruh kebutuhan lahan sebelum proses konstruksi maupun lelang pekerjaan dimulai. Saat ini kami juga masih menunggu hasil appraisal untuk mengetahui kebutuhan anggaran yang sebenarnya," ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.

Hartono menjelaskan, proyek Flyover Mengkreng tidak hanya menjadi tanggung jawab Kabupaten Jombang, tetapi juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk. Ketiga daerah diminta melakukan pembebasan lahan sesuai porsi wilayah masing-masing agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.

"Lokasi proyek berada di kawasan perbatasan tiga kabupaten, sehingga penyediaan lahannya dilakukan secara bersama. Seluruh pemerintah daerah yang terlibat memiliki tanggung jawab untuk menuntaskan proses tersebut agar pelaksanaan pembangunan tidak tertunda," katanya.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, kebutuhan lahan proyek Flyover Mengkreng diperkirakan mencapai lebih dari 50 ribu meter persegi. Sekitar 17 ribu meter persegi berada di wilayah Kabupaten Jombang, tepatnya di Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Keberadaan flyover ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi akibat pertemuan arus kendaraan dengan jalur kereta api di Simpang Mengkreng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....