Atasi Kemacetan Tahunan, Pembangunan Flyover Simpang Mengkreng Mulai Dipetakan

  • 09 Apr 2026 14:50 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Upaya mengurai kemacetan tahunan di Simpang Mengkreng mulai dipetakan melalui rencana pembangunan flyover yang melibatkan tiga pemerintah daerah, yakni Jombang, Kediri, dan Nganjuk. Langkah ini menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di jalur strategis penghubung antarwilayah tersebut.

Dalam pembahasan yang dilakukan, ketiga kepala daerah menelaah skema rekayasa lalu lintas jika flyover dibangun, termasuk rencana pembagian jalur kendaraan menuju arah Kediri dan Nganjuk. Perencanaan ini diharapkan mampu mengurai titik simpul kemacetan yang selama ini kerap terjadi, terutama saat momen tertentu dengan peningkatan volume kendaraan.

Bupati Jombang Warsubi menegaskan bahwa pihaknya bersama dua daerah lain akan segera menyusun dokumen perencanaan sebagai dasar pengajuan.

“Dalam waktu dekat kami akan menyiapkan proposal secara bersama-sama. Setelah itu akan kami koordinasikan dengan pemerintah provinsi, lalu dilanjutkan ke pemerintah pusat agar bisa dibahas lebih lanjut,” jelasnya, Kamis, 9 April 2026.

Rencana pembangunan flyover tersebut akan mencakup jalur dari arah Jombang yang kemudian terbagi ke dua arah utama, yakni menuju Kediri dan Nganjuk. Namun, pelaksanaan proyek masih membutuhkan kajian lanjutan serta dukungan dari pemerintah provinsi hingga pusat, mengingat kewenangan pembangunan infrastruktur berskala besar.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan bahwa Simpang Mengkreng selama ini menjadi salah satu titik kemacetan yang cukup serius di tingkat nasional.

“Kalau melihat hasil evaluasi yang ada, kawasan ini memang termasuk titik rawan macet yang cukup parah, terutama saat arus kendaraan meningkat. Karena itu, perlu ada langkah bersama untuk mencari solusi yang lebih permanen,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menambahkan bahwa tahapan teknis akan segera dipercepat melalui koordinasi antarorganisasi perangkat daerah.

“Tim dari PUPR, Bappeda, dan Dinas Perhubungan dari tiga wilayah akan segera duduk bersama. Harapannya dalam waktu tidak lama sudah ada rumusan yang bisa diajukan sebagai rekomendasi bersama,” katanya.

Simpang Mengkreng dikenal sebagai titik pertemuan arus kendaraan dari Kediri, Jombang, dan Nganjuk, sekaligus menjadi jalur penting bagi kendaraan dari Surabaya menuju wilayah selatan. Kondisi tersebut menjadikan kawasan ini rawan kepadatan, sehingga pembangunan flyover dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....